Heboh Bayi Tertukar di Bogor
Daanish Bayi Tertukar Dilarikan ke RS Usai Resmi Dikembalikan, Kakak Dian Bantah Kangen Siti Mauliah
Daanish bayi tertukar di Bogor dilarikan ke rumah sakit usai resmi dikembalikan, Pihak Dian bantah sang bayi sakit karena rindu Siti Mauliah
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Aggi Suzatri
TRIBUNSUMSEL.COM- Baru satu hari resmi dikembalikan, Daanish bayi Dian yang tertukar di Bogor dilarikan ke rumah sakit.
Bayi bernama Muhammad Daanish Al Ghazali itu dirawat pada Jumat (30/9/2023).
Dirawatnya Daanish itu, tak sedikit yang menyebut jika sang bayi diduga rindu dengan Siti Mauliah, orangtua asuh yang merawatnya saat tertukar.
Baca juga: Psikis Siti Mauliah Terganggu Berpisah dengan Daanish Bayi yang Tertukar, Akui Tubuh Makin Kurus
Sebab setelah proses penukaran resmi dilakukan, Siti mengklaim kalau Daanish menangis karena ingin kepadanya.
Apalagi, Siti juga mengatakan kalau proses bonding Daanish dengan ibu kandungnya itu sulit.
Bahkan keponakan Siti Mauliah, Yunita, juga sempat mengatakan kalau bayi tertukar itu sakit karena bertemu Siti.
Hal itu kemudian dibantah oleh kakak kandung Dian, Dina.
Kakak kandung Dian Prihatini, Dina Serliana pun dengan tegas mengatakan bahwa Daanish sakit bukan karena merindukan ibu asuhnya.
Menurut Dina, Daanish menangis saat tiba di Polres Bogor kemarin karena sedang tak enak badan.
"Daanish emang lagi rewel kan lagi sakit," katanya saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Jumat.
Baca juga: Respon Beda Orangtua Bayi Tertukar Saat Resmi Dikembalikan, Dian Ngaku Lega, Siti Mauliah Sedih
Kemudian Dina pun menjelaskan fakta yang terjadi saat Daanish menangis.
"Kebetulan yang masuk pertama ke ruangan itu Bu Siti, bukan karena lihat bu Siti jadi nangis," tegasnya.
Kemudian pada malam harinya, rupanya kondisi kesehatan Daanish makin menurun.
Dian pun membawa Daanish berobat dan harus dirujuk ke RSUD Cibinong.
Bayi tertukar itu pun rupanya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Dina kembali menegaskan kalau Daanish bukan sakit karena ingin bertemu dengan Siti Mauliah.
Bahkan Dina mengungkap kalau keponakannya itu sakit sudah sejak awal mereka bertemu di Polres Bogor.
"Buat yang bilang kalau mas sakit karena kangen bu S atau karena habis diimunisasi maag itu tidak benar.
Mas belum diimunisasi karena BB nya masih kurang, dan dari awal kami melihat mas di polres sampai anak ini ditangani kami dia dalam keadaan batuk yang gak sembuh2," tulis Dina di akun TikToknya, Sabtu (30/9/2023).
Baca juga: Sosok Imam Mujahid, Kepsek SMPN 1 Ponogoro Mintai Siswa Sumbangan Untuk Beli Mobil Baru Sekolah
Untuk itu, Dian dan keluarga langsung mengecek kesehatan Daanish saat bayi tertukar itu pertama kali menginap di rumahnya.
"Dirawat pun karena efek dari batuk itu sendiri. Sampe semalam sudah diuap dan keputusan dokter tetap harus tes MANTOUX," tulis Dina lagi.
Ia pun kembali meminta pihak manapun untuk tidak mengatakan kalau Daanish sakit karena merindukan Siti.
"Jadi tolong jaga perasaan adik saya jangan disangkut pautkan sakitnya mas kangen ibu asuhnya," tandas Dina.
Sebelumnya, Siti Mauliah mengaku pilu melihat anak asuhnya itu menangis saat melihat dirinya.
"Ditangisin anak (Daanish) karena mau ke saya, saya tetep bertahan biar dia tetep sama orangtuanya," tutur Siti Mauliah, saat di Polres Bogor, Jumat.
Menurut Siti, tangisan Daanish itu saat bayi tertukar melihat dirinya.
"Di atas dia melihat saya, walaupun saya gak bisa megang ya," katanya lagi.
Menurutnya hal itu lantaran Daanish sangat lengket dengan ibu asuhnya.
Sehingga Siti mengaku kalau bayi tertukar itu tak bisa lepas darinya.
"Karena dia (Daanish) dari awal enggak pernah lepas dari saya," kata Siti.
Siti Mauliah masih terasa berat berpisah dengan Galuh alias Daanish bayi asuh yang ia rawat saat masih tertukar.
Perasaannya semakin campur aduk setelah kedua bayi yang tertukar itu resmi diserahkan kepada kedua orangtuanya masing-masing di Mapolres Bogor, Jumat (29/9/2023).
Momen Bayi Dikembalikan
Bayi tertukar di Bogor akhirnya resmi diserahkan kepada kedua orangtua masing-masing.
Pertukaran bayi secara resmi itu dilakukan di Mapolres Bogor, Jumat (29/9/2023).
Proses Terminasi dan Reintegritas Sosial itu berjalan lancar dan turut dihadiri oleh Menteri PPPA, perwakilan Menko PMK, KPAI, dan Bupati Bogor.
Setelah melakukan pertukaran secara resmi tersebut, senyum lebar terlihat dari salah satu orang tua bayi tertukar, Dian.
Dian mengaku lega dan bersyukur proses pertukaran bayinya yang berjalan panjang itu akhrinya berakhir.
"Alhamdilillah lega, udah ketemu, lega lah jadi udah bisa sama anak kandung masing-masing," ujarnya kepada wartawan, dilansir dari Tribunnewsbogor.com, Jumat (29/9/2023).
Lebih lanjut, ia pun meminta doa agar setelah pertukaran ini dilakukan semuanya dapat kembali normal.
"Minta doanya buat kami sekeluarga, buat keluarga kami, keluarga bu Siti agar semuanya dilancarkan diberikan kesehatan, diberikan yang terbaik," pungkasnya.
Sementara itu, raut wajah yang sedikit berbeda terpancar dari Siti Mauliah yang juga orang tua bayi yang tertukar.
Raut wajahnya terlihat lebih datar dan lebih tegang ketika dihadapan wartawan.
Selain itu, saat memberikan sepatah dua patah kata, Dian lebih lancar dalam menyampaikannya kepada awak media.
Sedangkan Siti Mauliah terlihat begitu gugup saat menyampaikan sambutannya.
Meski begitu, keduanya telah bersepakat untuk melakukan pertukaran ini dan fokus untuk merawat bayinya masing-masing.
Ibu Siti mengatakan bahwa Ibu Dian khawatir bonding yang sudah terjalin antara Ibu Dian dan anak kandung terganggu.
Khususnya dengan Ibu Siti, karena anak kandung Bu Dian saat masih tertukar sangat dekat dengan Ibu Siti.
"Karena menjaga untuk anak juga ya, soalnya Daanish itu gak bisa lepas dari saya, dia itu lepas dari saya itu susah," kata Ibu Siti kepada wartawan, Jumat (29/9/2023).
Hal ini berbeda dengan anak kandung Bu Siti yang dirawat Bu Dian saat masih tertukat, kata dia, justru tidak terlalu melekat dengan Ibu Dian tapi dengan nenek karena Bu Dian aktivitas bekerja di luar rumah.
Perlu diingatkan kembali, Siti Mauliah melahirkan secara caesar di RS Sentosa Bogor pada 18 Juli 2022.
Sementara Dian Prihatini melahirkan secara caesar di Rumah Sakit Sentosa pada 19 Juli 2022.
Sejak melahirkan, Siti merawat anak kandung Dian, pun sebaliknya.
Dua bayi ini dipastikan tertukar berdasar hasil tes DNA dari Puslabfor Polri.
Baca berita lainnya di google news
Ingat Bayi Tertukar di Bogor? Kabar Terkini Setelah 3 Bulan Dirawat Orang Tua Kandung, Makin Gemoy |
![]() |
---|
Kondisi Bayi Tertukar di Bogor, Malah Masuk Rumah Sakit Setelah Dikembalikan ke Orang Tua Kandung |
![]() |
---|
Siti Mauliah Gagal Move On Teringat Daanish, Sempat Ajukan Permintaan Khusus ke Polres Bogor |
![]() |
---|
Kondisi Daanish Bayi Dian Usai Dilarikan ke Rumah Sakit, Sebelumnya Muntah di Polres Bogor |
![]() |
---|
Terkuak Isi Kesepakatan Dian dan Siti Mauliah Usai Bayi Resmi Ditukar, Psikolog : Butuh Pendampingan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.