Berita OKU Timur

Cegah Karhutla, Polri/TNI dan BPBD OKU Timur Lakukan Ground Check Hotspot di Desa Betung Timur

Anggota Polsek Cempaka bersama dengan TNI dan BPBD melaksanakan giat Ground Check titik hotspot sebagai upaya pencegahan Karhutla di wilayah Cempaka.

Penulis: CHOIRUL RAHMAN | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/CHOIRUL ROHMAN
Anggota Polsek Cempaka bersama TNI dan BPBD OKU Timur melakukan upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Semendawai Barat, Kamis (28/9/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Anggota Polsek Cempaka bersama dengan TNI dan BPBD melaksanakan giat Ground Check titik hotspot sebagai upaya pencegahan Karhutla di wilayah Cempaka.

Giat ini merupakan respons terhadap titik hotspot yang terpantau melalui Aplikasi Stop Karhutla Polda Sumsel, Aplikasi Songket, dan Apk Lancang Kuning Satgas Karhutla Sumsel.

Dimana kegiatan ground check ini dimulai dengan melibatkan empat gabungan personil. Diantaranya Kapolsek Cempaka AKP Aston L Sinaga SH, TNI dari Koramil Cempaka, Sertu Adi Matra, dan anggota BPBD.

Adapun lokasi hotspot yang menjadi fokus pengecekan yakni Desa Betung Timur, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur.

Dengan Koordinat hotspot ini terletak di -3.8451337 lintang dan 104.697052 bujur.

Jenis lahan yang terbakar adalah gambut kering dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar 2 hektar.

Baca juga: Cerita Guru dari Banyuasin, Berangkat Mengajar Pagi Isap Asap, Pulang Penuh Debu

Kapolsek Cempaka AKP Aston L Sinaga SH mengatakan, saat petugas tiba di lokasi, api masih menyala dan segera dipadamkan dengan menggunakan peralatan seadanya dan semprotan gendong.

"Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap lidik (penyelidikan). Identifikasi pemilik lahan juga belum diketahui saat ini," katanya, Kamis (28/09/2023).

Penting untuk dicatat bahwa Aplikasi Stop Karhutla Polda Sumsel, Aplikasi Songket, dan Apk Lancang Kuning telah di verifikasi dan dinyatakan berhasil.

Serta selesai dalam membantu pemantauan titik hotspot wilayah Sumatera Selatan.

Polsek Cempaka dan instansi terkait akan terus berkoordinasi untuk menjaga keamanan dan mencegah kebakaran hutan yang berdampak negatif pada lingkungan dan masyarakat sekitar.

"Upaya pencegahan Karhutla terus dilakukan guna melindungi hutan dan lahan gambut yang sangat rentan terhadap kebakaran," imbuhnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved