Bullying Siswa SMP di Cilacap
Akun Medsos MK Pelaku Bullying Siswa SMP di Cilacap Diserbu, Sering Unggah Foto Merokok
Akun medsos facebook MK (15) pelaku bullying siswa SMP di Cilacap kini ramai dihujat netizen, sering unggah konten agamis namun punya tabiat buruk...
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri
TRIBUNSUMSEL.COM - Akun media sosial facebook milik MK (15), pelaku bullying siswa SMP di Cilacap kini ramai dihujat oleh netizen usai aniaya adik kelasnya di SMPN 2 Cimanggu, Cilacap.
Dalam akun Facebooknya MK yakni inisial IS, diketahui sering mengunggah konten agamis.
Siswa kelas 9 SMPN 2 Cimanggu, Cilacap, Jawa Barat itu tampak membagikan aktivitasnya.
Bahkan tak ketinggalan MK juga beberapa kali terlihat mengunggah foto dengan keterangan yang religi.
Baca juga: Sosok FF Siswa SMP di Cilacap Korban Penganiayaan Kakak Kelas, Dituding Gabung Geng Lain

"Jika tidak bisa berlomba dengan orang shaleh dalam hal ibadah,
maka berlombalah dengan para pendosa dalam hal istighfar.," tulisnya.
Selain itu, dirinya juga memiliki akun Youtube berisi kegiatannya mengikuti kajian.
Namun imbas perbuatannya membully adik kelasnya FF, unggahan konten dari MK justru ramai dihujat netizen.
"Diiket muka nya kasih sambel juga nangis"
"Pemburu penjarasmoga lu memvusuk y di penjara... jikapun kluar habis lu sama warga"
"Muka sama kelakuan di samain buruk nya yah dek"
"Statusma teu sarua jng kalakuana hariwang," tulis sejumlah netizen.

Baca juga: Janji Bang Madun Usai Warung Nyak Kopsah Ramai Direview Codeblu, Ubah Pelayanan dan Jaga Kebersihan
Baca juga: Gelagat Siswi SD Jaksel Sebelum Loncat dari Lantai 4 Sekolah, Menjerit di WC usai Dinasihati Guru
Tak sampai di situ saja, akun diduga milik orangtua pelaku, banyak netizen yang sudah menuliskan amarahnya.
Publik dibuat kesal dengan tindakan pelaku sehingga tak segan balik menegur orangtua pelaku.
"Bang. Kalo anak saya hajar anak orang. Anak saya yang saya geprek sendiri. Anak nakal berarti saya sebagai ortu juga gagal. Bagaimana dengan anda???,"
"Pak anaknya masuk pondok pesantren lagi selamat ulang tahun,"
"Pak pak, lihat anakmu sekarang!"
"Kasian gegara anaknya org tuanya jadi kena amuk netizen,"
Sebelum akun media sosialnya ramai diamuk massa, orangtua pelaku sempat mengurai rasa bangga ke MKY.
Terlebih pelaku kabarnya pernah meraih prestasi di bidang pendidikan.
Dalam akun Instagram SMPN 2 Cimanggu, pelaku pernah diposting sebagai juara tartil Putra dalam lomba MAPSI SMP Se-Kecamatan Cimanggu.
Lomba Tartil adalah lomba membaca Al-Qur'an secara Murattal/tadarus dengan menggunakan qiraat.

Selain itu, orangtua pelaku juga pernah mengurai unggahan yang menunjukkan rasa bangga ke pelaku.
Ibunda pelaku, N mengaku bangga saat anaknya mau tinggal di pesantren.
"Denger kamu betah di pondok rasanya senang banget mang. Walau agak kurusan sekarang mah. Tapi gpp yang penting sehat," kata ibunda pelaku.
Sebelumnya val video penganiayaan yang dilakukan MK kupada adik kelasnya FF.
MK merupakan murid kelas 9 di SMPN 2 Cimanggu, Cilacap.
Sedangkan korban FF merupakan adik kelas.
MK menganiaya FF dengan cara ditendang, dipukuli hingga diseret.
Aksi itu dilakukan MK di belakang sekolah dan dilihat beberapa siswa.
Namun siswa lain tak ada yang berani melerai MK.
"Udah cuy,udah," teriak siswa lain.
"Misahke sing, gelut sekabehan! (Misahin aku, gelut semuanya)," teriak pelaku.

Mendengar hal itu, teman-teman pelaku diam tak berkutik.
Sementara itu, pelaku MK pun sudah dijemput anggota Polresta Cilacap pada Selasa (26/9/2023).
Warga pun bersorak bahagia saat pelaku dijemput polisi.
Kasus ini terbongkar setelah FF pulang sekolah dengan kondisi wajah luka.
Baca juga: Syarat Damai Codeblu Untuk Farida Nurhan, Minta Nonaktifkan Akun Sosmed Imbas Doxing: Gue Punya Hak
Kakak FF lalu melaporkan kejadian yang menimpa adiknya ke polisi.
Wakapolresta Cilacap AKBP Dr. Arif Fajar Satria menuturkan, pihaknya menerima laporan kasus tersebut dari Kapolsek Cimanggu pada Selasa (26/9) sore sekira pukul 15.00 WIB.
Wakapolresta Cilacap AKBP Dr. Arif Fajar Satria menuturkan, pelaku kesal kepada korban dan tidak terima karena korban mengaku menjadi bagian anggota kelompoknya kepada siswa sekolah lain.
"Jadi kakaknya ini menenggarai korban FF yang saat pulang sekolah banyak terdapat luka di bagian tubuhnya.
Kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian setempat, dan Kapolsek langsung melakukan cross check," kata Dr. Arif kepada Tribunbanyumas.com
Bahkan dalam penjemputan ini, Polresta Cilacap mengerahkan 120 personil untuk pengamanan.
MK Unggah Potret Pamer Ngerokok dan Singgung Soal Membunuh
Sementara itu terungkap unggahan lain di akun facebook milik MK sempat pamer merokok di akun facebooknya, IS..
Dalam akun media sosialnya itu, MK pernah memposting video sedang merokok dalam sebuah ruangan, seperti kamar.
Terlihat remaja berusia 15 tahun itu merokok kemudian mengeluarkan asap berbentuk bulat.
Baca juga: Isi Protes Muhammad Iqbal Fasih 4 Bahasa Asing Tapi Tak Lolos Tes TNI Seperti Rafi Atqiya
Dalam keterangan postingan, Kamal menulis keterangan 'membunuh tanpa menyentuh'.
Sementara di videonya ia menuliskan kata-kata lain.
"Saya diam bukan berarti saya lemah, hanya saja waktunya belum tepat.
Ingar, ular kobra tidak memiliki senjata, tapi dia memiliki bisa yang mematikan," tulis kalimat yang tertera dalam video.
Baca juga berita lainnya di Google News
Bullying Siswa SMP di Cilacap
SMP Cilacap
Siswa SMP Cilacap Aniaya Teman
Siswa SMP Cilacap Dibully
Siswa di Cilacap Dianiaya Kakak Kelas
MK Pelaku Bullying
Tak Ada Damai, Dua Pelaku Bullying Siswa SMP di Cilacap Bakal Segera Disidang, JPU Sudah Dipilih |
![]() |
---|
Kondisi Terkini FF Korban Bullying Siswa SMP di Cilacap, Akan Jalani Operasi, Kini Tahap Pemulihan |
![]() |
---|
Pj Bupati Cilacap Tegaskan 2 Pelaku Bullying Siswa SMP di Cilacap Tak Akan Dikeluarkan Dari Sekolah |
![]() |
---|
Babak Baru Kasus Bullying Siswa SMP di Cilacap Keluarga Tolak Berdamai, Status Pelaku Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Sosok Wuri Handayani Kepala SMPN 2 Cimanggu Cilacap, Syok Tahu Siswa Berprestasi Bully Adik Kelas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.