Guru Dibully Siswa di Maluku

Pemicu Guru Wanita di Maluku Dibully Siswa, Berawal Kebijakan Sekolah Hingga Kunci Motor Diambil

Terungkap pemicu guru wanita di Maluku Tengah dibully siswa berawal dari dibuatnya kebijakan sekolah tak disukai anak murid dan kunci motor diambil..

Tribun Ambon
Pemicu Guru Wanita di Maluku Dibully Siswa, Berawal Kebijakan Sekolah Hingga Kunci Motor Diambil 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Terungkap pemicu guru wanita di Maluku Tengah dibully oleh siswanya.

Baca juga: Viral Hadiah Umroh Bocah 12 Tahun Lomba Jalan Sehat Diganti TV, Disebut Belum Punya Hak Pilih

Diketahui jika sang guru dibully siswanya berawal dari dibuatnya kebijakan sekolah yang tak disukai oleh anak murid hingga kunci motornya diambil paksa saat akan pulang.

Nasib Para Siswa Viral Bully Guru Maryam, Beralasan Kebijakan Sekolah Dinilai Tak Libatkan Mereka
Nasib Para Siswa Viral Bully Guru Maryam, Beralasan Kebijakan Sekolah Dinilai Tak Libatkan Mereka (istimewaTangkapan Layar FB; Dhyka Gamal)

Dilansir dari TribunnewsBogor, seorang guru wanita tersebut diketahui merupakan wakil kepala sekolah SMA Negeri 15 Maluku Tengah.

Guru bernama Maryam Latarissa dibully karena kebijakan yang diberlakukan sekolah tidak disetujui oleh para siswa.

Mulai dari penunjukan ketua OSIS tanpa melibatkan Majelis Perwakilan Kelas sekolah hingga larangan berpendapat.

Selain penunjukan Ketua OSIS dan larangan berpendapat, pengangkatan Ketua Gudep Pramuka juga disebut menyalahi aturan, pasalnya masa bakti ketua Gudep yang lama masih tersisa satu tahun.

"Ini keputusan yang melanggar aturan harusnya keputusan itu lewat Musyawarah Gugus Depan," kata salah seorang pengunjukrasa, Taslim Juliansyah.

Baca juga: Nasib Para Siswa Viral Bully Guru Maryam, Beralasan Kebijakan Sekolah Dinilai Tak Libatkan Mereka

Baca juga: RS Sentosa Akui Kelalaian Sebabkan Bayi Tertukar di Bogor, Beri Sanksi ke Perawat: Dinonaktifkan

Isi Poin Tuntan Siswa ke Guru:

- Pembuatan tata tertib tidak sesuai dengan mekanisme yang seharusnya disusun melalui rapat MPK.

- Kedua, Ada salah satu poin dalam aturan yaitu dilarang demo.

- Ketiga, Keterlambatan siswa dibiarkan, tidak dapat menyelesaikan persoalan ini.

- Keempat, sangat tempramental dan sering menganggu peroses pembelajaran

- Kelima, kami khawatir program OSIS tidak berjalan dengan baik.

- Keenam, keterlambatan info dengan paksaan

- Ketujuh, tidak bisa menjaga perasaan siswa.

- Kedelapan, Melangsungkan Apel sesuka hati.

- Kesembilan, keadaan sekolah yang tidak kondusif saat pembelajaran dilaksanakan, banyak siswa berkeliaran di luar saat jam belajar.

Nasib Para Siswa Viral Bully Guru Maryam, Beralasan Kebijakan Sekolah Dinilai Tak Libatkan Mereka
Nasib Para Siswa Viral Bully Guru Maryam, Beralasan Kebijakan Sekolah Dinilai Tak Libatkan Mereka (istimewaTangkapan Layar FB; Dhyka Gamal)

Lebih jauh, sebelumnya dalam video berdurasi 31 detik yang beredar tampak seorang guru yang dibully siswa dengan cara disoraki hingga kunci motor diambil paksa pada Senin (14/8/2023).

Guru SMA Negeri 15 Maluku Tengah tersebut sontak mencoba mengambil kunci motornya tersebut justru kesulitan dan disoraki oleh belasan hingga puluhan siswa lainnya.

"Seng (tidak) bisa pulang", sorak para siswa berulang kali.

Hingga akhirnya kunci kendaraan tersebut baru diberikan oleh siswa setelah guru itu berulang kali meminta.

Baca juga: Reaksi Asosiasi Pengemudi Ojol Tau Massa Ojek Online Pukul Youtuber Laurend, Merasa Salah: Merugikan

Guru Maryam Dibully di Maluku Tengah Maafkan Siswa

Sementara itu diansir dari TribunAmbon, Kamis (17/8/2023) Maryam telah memaafkan mereka pasca kejadian tesebut.

Bagi Maryam, para siswa yang membully sudah seperti anak-anaknya sendiri.

"Dan sebelum Konfrensi pers ini saya sudah memberikan maaf untuk mereka karena itu anak anak saya, saya Ikhlas," ungkap Maryam yang juga Wakasek SMA Negeri 15 Maluku Tengah itu saat konferensi pers.

Lanjutnya, kejadian itu dianggapnya sebagai cobaan baginya dan juga bagi dunia Pendidikan.

Sehingga patut diambil pelajaran untuk lebih baik di kemudian hari.

"Kejadian ini adalah merupakan cobaan karena kita sebagai umat beragama. Sebagai seorang guru kita harus ketahui bahwa ada hal hal yang tidak bisa kita dukung, ya lain rumah jua," katanya.

Guru Maryam Latarissa Maafkan Murid Membully Dirinya
Guru Maryam Latarissa Maafkan Murid Membully Dirinya (Kolase/Tribun Ambon)

Menurutnya, para siswa tidak berniat melakukan itu, hanya saja diduga ada oknum lain yang memanasi mereka.

Sehingga mereka kemudian melakukan hal yang tidak dibenarkan itu.

"Dan saya tau pasti anak anak kami itu tidak mungkin membuli gurunya kecuali ada aktor aktor dibelakang panggung yang berusaha merusak nama saya terutama SMA 15 Maluku Tengah ini, walaupun mereka mengatakan tidak senagaja tetapi itu pasti ada yang disengajakan," tandasnya.

Baca juga: Ini Makna Pakaian Adat Dipakai Presiden Jokowi dalam Upacara HUT RI ke-78, Raja Lihat Kondisi Rakyat

Sementara itu, Kepala Sekolah memastikan segera memanggil orang tua siswa untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Lanjutnya, kejadian tersebut juga mempengaruhi nama baik sekolah, sehingga pertemuan dengan orang tua siswa diharapkan bisa mendapatkan solusi terbaik.

"Saya sebagai pimpinan akan mencari solusi yang terbaik agar masalah ini bisa kita pulihkan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lbah lebih baik kedepan," katanya.

Dia berencana akan video dimana para siswa meminta maaf secara langsung kepada korban.

"Saya bersama tema-teman akan mengumpulkan data data siswa-siwa mana kemudian bersama orang tuanya, lalu kita buat semacam video permintaan maaf terhadap tindakan yang mereka lakukan terhadap ibu dan kepada publik," cetusnya.

Baca juga berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved