Heboh Bayi Tertukar di Bogor

Kondisi Bayi Tertukar di Bogor Setahun Dirawat Siti Mauliah, 8 Bulan Sudah Bisa Berjalan

Terungkap kondisi bayi yang tertukar setelah setahun dirawat sudah bisa berjalan.

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
TribunnewsBogor.com
Terungkap kondisi bayi yang tertukar setelah setahun dirawat. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Terungkap kondisi bayi yang tertukar setelah setahun dirawat oleh Siti Mauliah.

Seperti diketahui, kisah Siti Mauliah (37) warga Desa Cibeteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor mengalami hal diluar dugaan setelah melahirkan di RS Sentosa.

Siti melahirkan anak laki-laki pada 18 Juli 2022 lalu.

Namun, bayi yang baru dilahirkan tersebut tertukar dengan bayi orang lain.

Sementara pihak rumah sakit meyakinkan bahwa anaknya tidak tertukar.

Ia mengaku ada yang mengganjal dengan anak yang dibawanya pulang.

Pada akhirnya setelah setahun berlalu merawat bayi tersebut, terkuak fakta bahwa anak yang selama ini dirawatnya bukanlah anak biologisnya.

Pihak RS Sentosa benarkan ada persoalan bayi tertukar yang lahir pada tahun lalu, Jumat (11/8/2023).
Pihak RS Sentosa benarkan ada persoalan bayi tertukar yang lahir pada tahun lalu, Jumat (11/8/2023). (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

Hal ini pula diperkuat oleh hasil tes DNA yang dilakukan di wilayah Cempaka Putih, Jakarta.

Meski begitu, ia tetap merawat bayi tersebut dengan sepenuh hati.

Kini kondisi bayi tersebut diceritakan Siti tumbuh dengan baik dan sehat.

"Normal sih dalam pertumbuhan mah, orangnya jarang sakit, walaupun sakit berobat diminumin obat langsung lari-lari lagi, imunnya kuat," ujar Siti Mauliah. Dilansir TribunnewsBogor.com, Jumat (11/8/2023).

Baca juga: Sosok Siti Mauliah Ibu Bayi Tertukar Setahun di Bogor, Punya Kecurigaan Sejak Lama Hingga Tes DNA

Diketahui bayi tersebut diberi nama Muhammad Rangkuti Galuh.

Tak hanya itu, Siti juga mengatakan tumbuh kembang bayi tersebut dinilai sangat cepat.

Hal itu lantaran di usia bayi yang baru menginjak 8 bulan namun sudah bisa berjalan, berbicara hingga tumbuh gigi.

"Orang-orang juga aneh, mereka punya bayi engga seperti itu, saya juga aneh baru punya anak seperti itu, seharusnya baru ngerangkak delapan bulan itu," ungkapnya.

Tabiat Bayi Tertukar di Bogor Terungkap, Tak Mau ASI Ibu Beri Pertanda Bukan Anak Kandung
Tabiat Bayi Tertukar di Bogor Terungkap, Tak Mau ASI Ibu Beri Pertanda Bukan Anak Kandung (TribunnewsBogor.com)

Kendati begitu, ia menduga bayi tersebut memiliki pertumbuhan yang pesat karena pengaruh dari susu formula.

Sebab, selama setahun itu bayi tersebut tidak mau meminum ASI dari nya.

Baca juga: Nasib Perawat Rumah Sakit Tempat Bayi Tertukar di Bogor usai Siti Mauliah Keluhkan Respon, Kena SP

Tangis Siti Bertemu Anak Kandungnya

Siti Mauliah menceritakan momen ketika dirinya bertemu dengan anak kandungnya yang tertukar setahun dengan bayi sosok ibu B di Bogor.

Siti Mauliah sempat bertemu dengan anak kandungnya, namun tak bisa mengambil bayi tersebut hingga membuatnya hanya bisa menangis.

Setelah sempat merawat bayi yang tertukar selama setahun, Siti Mauliah sempat nekat mencari alamat orangtua asuh anak kandungnya.

Saat itu ia mengetahui bahwa pada gelang bayi tertukar di Bogor tertulis nama Ny. Dian.

Sehingga Siti kembali mendatangi alamat pasien Rumah Sakit Sentosa Bogor untuk memastikan bahwa anak kandungnya ada di sana.

"Saya minta alamat di gelang, dicari di komputer, ketemu, dikasih (sama suster). Langsung saya susul ke rumah si pasien B," kata Siti dilansir dari Tribun Bogor.

Mendapat alamat orangtua yang merawat anak kandungnya, Siti kemudian hanya dapat menangis.

Ia merasa yakin anak di rumah itu adalah darah dagingnya.

"Pas ketemu emang langsung saya lihat bayinya, saya nangis di situ," kata Siti Mauliah.

Orangtua dari bayi tertukar di Bogor itupun bingung melihat Siti Mauliah menangis.

"Kata si pasien b, 'kok ibu nangis, kenapa ?'. Cuma saya alasan hujan gak bawa payung, padahal saya nangisin bayi saya," katanya.

Namun saat itu ia angsung berbisik pada saudaranya yang mendampingi soal keyakinannya terhadap bayi di rumah tersebut.

"Bener itu mah punya saya, ngomong ke saudara juga," kata Siti Mauliah.

Meski sudah yakin, Siti harus menahan rindunya pada anak kandungnya.

Sebab ia tak bisa begitu saja mengambil bayi tertukar di Bogor dari orang tua sebelumnya.

Sebab sang pasien juga meyakini bahwa bayi yang ia rawat selama satu tahun ini adalah anak kandungnya.

"Ketemu suaminya juga emang gak respon, gak mau ya dia. Jawabnya, 'gak, anak saya gak ketekar gelangnya. mungkin ibu salah orang kali, gelang orang kali itu bu'," katanya.

Siti Mauliah berdalih, jika memang salah orang ia tidak akan sampai ke alamat yang tertera pada gelang bayi tertukar di Bogor.

"Kalau saya salah orang, rumah sakit alamat gak bakal sampai sini," kata Siti.

Ia berkukuh meminta orang tua bayi tertukar di Bogor untuk bekerjasama untuk sama-sama membuktikan.

Tapi orang tua tersebut justru menolak.

"Tetap saya ngotot minta keterangan minta kerja sama, kita tanya ke rumah sakit langsung. Berhubung dianya gak mau juga ya udah lah." kata Siti Mauliah.

Baca berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved