Heboh Bayi Tertukar di Bogor

Nasib Perawat Rumah Sakit Tempat Bayi Tertukar di Bogor usai Siti Mauliah Keluhkan Respon, Kena SP

Terungkap nasib dari sosok suster rumah sakit tempat Bayi Siti Mauliah tertukar di Bogor, dipanggil RS lantaran lalai dalam bekerja...

Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
TribunnewsBogor.com
Nasib Sosok Suster Rumah Sakit Bayi Tertukar di Bogor, Dipanggil RS Karena Lalai Bekerja 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Tiga perawat di Rumah Sakit Sentosa di Bogor kena sanksi, buntut bayi Siti Mauliah tertukar.

Ketiga perawat itu diduga lalai dalam menjalankan tugas hingga menyebabkan bayi Siti Mauliah diduga tertukar usai dilahirkan.

Tak hanya itu, muncul dugaan respon tak mengenakan dari perawat terkait melayani Siti Mauliah.

Baca juga: Sosok B Diduga Ibu Asli Bayi yang Tertukar, Ogah Kembalikan & Tes DNA, Minta Semua Bayi Dites

Juru Bicara Rumah Sakit Sentosa Bogor Gregorius B Djako menerangkan pihaknya masih mendalami kebenaran sikap tak mengenakan yang dilakukan perawat pada Siti Mauliah.

"Sedang kami dalami soal respon tidak enak. Kami akan panggil semua untuk croscek," kata Greg saat dihubungi TribunnewsBogor.com.

Putus Asanya Siti Ibu Kandung Anak yang Ia Rawat Diduga Tertukar Tak Mau Tes DNA: Ini Anak Saya
Putus Asanya Siti Ibu Kandung Anak yang Ia Rawat Diduga Tertukar Tak Mau Tes DNA: Ini Anak Saya (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

 

Ia menerangkan biasanya pasien ditangani oleh 5 sampai 7 perawat di Rumah Sakit Sentosa Bogor.

Dalam kasus bayi tertukar di Bogor, gelang penanda yang dipakai anak Siti Mauliah atas nama pasien lain.

Sementara gelang di pasien yang bersangkutan pun tertera namanya sendiri.

Artinya, ada dua bayi yang mengenakan satu nama ibu dalam kasus bayi tertukar di Bogor.

"Soal gelang itu sedang kami dalami. untuk menyatakan kelalaian perawat itu sedang kami dalami. Double nama, kami dalami," katanya.

Sejak adanya aduan dari Siti Mauliah, kata Greg, pihak RS Sentosa Bogor sudah memanggil para perawat yang berkaitan.

"Sejak kejadian kami memanggil semua perawat karena mereka juga agak trauma yah. Kami panggil satu per satu supaya dapat penjelasan akurat," katanya.

Menurut Gregorius B Djako, management Rumah Sakit Sentosa Bogor sudah menjatuhkan sanksi pada tiga perawat berupa Surat Peringatan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved