Kebakaran di Palembang Hari ini
Cerita Korban Kebakaran di IT 2 Palembang, Rumah Sekaligus Salon Hangus Terbakar, Kini Mengungsi
Cerita Korban Kebakaran di IT 2 Palembang, Rumah Sekaligus Salon Hangus Terbakar, Kini Mengungsi
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kerugian pemilik rumah permanen yang kebakaran di Jalan Dahri Sembayu, Lorong Kemudi II, Kecamatan Kalidoni mencapai ratusan juta rupiah, Kamis (10/8/2023).
Hal ini diungkapkan oleh pemilik rumah Siti (40) saat dijumpai
Selain sebagai tempat tinggal, rumahnya juga dijadikan tempat usaha salon dan rumah sehat.
Semua peralatan dan perlengkapan tempat usahanya itu ikut hangus terbakar.
"Sudah 12 tahun buka usaha salon di rumah ini, dari sebelum anak pertama lahir. Semua peralatan dan barang-barang di dalam tak sempat diselamatkan karena api cepat menyebar, yang bisa diselamatkan cuma mobil, motor dan ijazah, " ujar Siti.
Baca juga: Maju Pilgub Sumsel 2024 Pasangan Herman Deru, Ini Jawaban Mawardi Yahya Soal Modal Duit Untuk Nyalon

Siti menjelaskan sebelum kebakaran, aliran listrik di rumahnya tiba-tiba padam pada malam hari.
"Sebelum kebakaran, malamnya itu waktu mau menghidupkan lampu, tiba-tiba listrik kami padam semua. Saya bilang ini pasti korsleting, rencananya mau panggil tukang hari ini tapi keburu sudah kejadian (kebakaran) duluan, " bebernya.
Lanjut dia, ketika api muncul dari plafon dekat lampu ruang tamu Siti mendengar letupan dari plafon rumah.
Ketika memeriksa ruang tengah ia seketika terkejut, karena reruntuhan plafon yang terbakar jatuh dan mengenai barang-barang yang ada di dalam rumah.
"Makanya cepat kena semua barang, karena plafon jatuh dan mengenai barang-barang lain. Yang pertama saya lihat sofa terbakar duluan, " katanya.
Rumah dua lantai yang dihuni bersama tiga anak dan kakak perempuannya itu pun hangus.
Api baru bisa dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran dari PT Pusri dan PBK kota Palembang datang ke lokasi.
Siti dan suaminya Panji beserta anggota keluarga yang lain, mengungsi sementara di rumah tetangga yang ada tepat di samping rumahnya.
"Sementara ngungsi di rumah tetangga sebelah dulu, " katanya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.