Berita Banyuasin

Mobil Bupati Banyuasin Dihadang Emak-emak di Tanjung Lago, Minta Saweran Beli Sayur dan Susu Anak

Mobil Bupati Banyuasin H Askolani Jasi dihadang emak-emak saat melintas di Tanjung Lago, minta saweran beli sayur dan susu anak.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Mobil Bupati Banyuasin H Askolani Jasi dihadang emak-emak saat melintas di Desa Muara Sugih Kecamatan Tanjung Lago, minta saweran beli sayur dan susu anak, Kamis (27/7/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Mobil Toyota warna putih nopol BG 1 J yang membawa Bupati Banyuasin H Askolani Jasi, tiba-tiba dihadang sejumlah emak-emak saat melintas di Desa Muara Sugih Kecamatan Tanjung Lago, Kamis (27/7/2023).

Saat rombongan Bupati Banyuasin akan menuju ke Dermaga Dishub Banyuasin, ada sejumlah emak-emak yang sedang berdiri dipinggir jalan untuk membeli sayuran di penjual keliling.

Melihat mobil rombongan Bupati Askolani melintas dengan pelan, spontan rombongan ibu-ibu ini langsung mengejar mobil sang bupati.

Ternyata, tanpa diduga Bupati Askolani yang tahu mobilnya dikejar emak-emak berhenti. Askolani langsung membuka kaca mobil dan menyapa emak-emak yang telah mendekati mobilnya.

"Pak bupati, kami nak beli sayur (mau beli sayur). Duitnyo kurang ini, tambahi Pak Bupati (uangnya kurang, Pak bupati bisa tambahan," ujar seorang emak-emak dihadapan bupati Askolani.

Baca juga: Kisah Pilu Korban Kebakaran Jalan Karya Baru, Uang Rp 30 Juta dan Emas Untuk Nikah Ludes Terbakar

Mendengar hal itu, orang nomor satu di Banyuasin ini spontan turun dari mobilnya. Tak terduga, sang bupati merogoh koceknya dan memberikan uang kepada emak-emak ini.

"Ini untuk tambahan beli sayur, jangan dilihat jumlahnya. Paling tidak bisa ada tambahan beli sayur," kata Askolani.

Melihat emak-emak banyak berkumpul dan mendapat saweran dari Bupati Askolani, warga yang lain juga tidak mau ketinggalan. Sampai, ada warga yang meminta langsung saweran kepada sang bupati.

"Pak bupati, saweran untuk aku mano (saweran untuk saya mana). Untuk meli susu anak Pak Bupati (untuk beli susu anak pak bupati)," ujar seorang emak-emak.

Mendengar perkataan emak-emak tersebut, sang bupati memberikan saweran lebih kepada si emak-emak tersebut.

"Alhamdulillah, dapat duet (uang) dari Pak bupati. Bisa beli susu anak," kata si emak-emak sambil menggendong anaknya.

Setidaknya, sebanyak dua kali mobil rombongan Bupati Askolani dihentikan emak-emak saat akan menuju ke Dermaga Dishub Gasing Banyuasin.

Meski dihentikan laju kendaraannya, sang bupati merasa tidak terganggu dengan aksi emak-emak ini.

"Itu suatu bentuk kecintaan masyarakat kepada saya, sampai mau menghentikan mobil yang saya tumpangi. Tidak masalah, dihentikan seperti itu karena masyarakat ini ingin bertemu. Meski jumlah saweran tidak besar, setidaknya itu bisa membantu untuk membeli sayur atau lauk di rumah mereka," kata Askolani.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel


 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved