Breaking News

Arti Kata Bahasa Arab

Arti Nikmatani Maghbun, Dua Nikmat yang Membuat Manusia Terlena, Apa itu ? Berikut Penjelasannya

Bila terkumpul pada manusia waktu luang dan nikmat sehat, sungguh akan datang rasa malas dalam melakukan amalan. Itulah manusia yang telah terperdaya

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/welly triyono
Arti Nikmatani Maghbun, Dua Nikmat yang Membuat Manusia Terlena, Apa itu ? Berikut Penjelasannya 


Dikutip dari rumaysho.com, Ibnu Baththol mengatakan, ”Seseorang tidaklah dikatakan memiliki waktu luang hingga badannya juga sehat.

Barangsiapa yang memiliki dua nikmat ini (yaitu waktu senggang dan nikmat sehat), hendaklah ia bersemangat, jangan sampai ia tertipu dengan meninggalkan syukur pada Allah atas nikmat yang diberikan. Bersyukur adalah dengan melaksanakan setiap perintah dan menjauhi setiap larangan Allah.

Barangsiapa yang luput dari syukur semacam ini, maka dialah yang tertipu.”

Ibnul Jauzi mengatakan, ”Terkadang manusia berada dalam kondisi sehat, namun ia tidak memiliki waktu luang karena sibuk dengan urusan dunianya. Dan terkadang pula seseorang memiliki waktu luang, namun ia dalam kondisi tidak sehat.

Apabila terkumpul pada manusia waktu luang dan nikmat sehat, sungguh akan datang rasa malas dalam melakukan amalan ketaatan. Itulah manusia yang telah tertipu (terperdaya).”

Umar bin Khottob mengatakan,

إنِّي أَكْرَهُ الرَّجُلَ أَنْ أَرَاهُ يَمْشِي سَبَهْلَلًا أَيْ : لَا فِي أَمْرِ الدُّنْيَا ، وَلَا فِي أَمْرِ آخِرَةٍ .

“Aku tidak suka melihat seseorang yang berjalan seenaknya tanpa mengindahkan ini dan itu, yaitu tidak peduli penghidupan dunianya dan tidak pula sibuk dengan urusan akhiratnya.”

Ibnu Mas’ud mengatakan,

إنِّي لَأَبْغَضُ الرَّجُلَ فَارِغًا لَا فِي عَمَلِ دُنْيَا وَلَا فِي عَمَلِ الْآخِرَةِ

“Aku sangat membenci orang yang menganggur, yaitu tidak punya amalan untuk penghidupan dunianya ataupun akhiratnya.”[2]

Semoga Allah selalu memberi kita taufik dan hidayah-Nya untuk memanfaatkan dua nikmat ini dalam ketaatan. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang tertipu dan terperdaya.

Nikmat kesehatan dan waktu luang yang kita rasakan semoga tidak menjadikan kita terlena. Aamin ya robbal alamin.

Itulah arti Nikmatani Maghbun, Dua Nikmat yang Membuat Manusia Terlena, Apa itu ? Berikut Penjelasannya.

Baca juga: Arti Al Ilmu Nurun, Hadits Nabi Tentang Pentingnya Belajar, Berikut Penjelasan Ilmu itu Cahaya

Baca juga: Kumpulan Hadits Tentang Memuliakan Tamu dan Tetangga, Cara Memuliakan Menurut Islam dan Keutamaannya

Baca juga: Arti Akrimu Auladakum Wa Ahsinu Adabahum, Hadits tentang Memuliakan dan Mengajarkan Adab kepada Anak

Baca juga: Didiklah Anakmu Sesuai Zamannya Bukan Zamanmu, Berikut Makna Hadits ini, Tentang Pendidikan Anak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved