Arti Kata Bahasa Arab

Arti Robbana Walakal Hamdu Mil Ussamawati Wamil Ul Ardhi Wamil Uma Syita Minsyaiin Badu, Doa Itidal

Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/welly triyono
Arti robbana walakal hamdu mil ussamawati wamil ul ardhi wamil uma syita min syaiin Badu , Bacaan Panjang Doa I'tidal, berikut tata cara itidal sesuai sunnah. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Arti robbana walakal hamdu mil ussamawati wamil ul ardhi wamil uma syita min syaiin Badu , Bacaan Panjang Doa I'tidal, berikut tata cara itidal sesuai sunnah.

Robbana walakal hamdu adalah bacaan setelah ruku atau saat itidal dalam gerakan sholat.

Gerakan i'tidal dalam sholat dilakukan setelah bangun dari ruku' dengan bersikap berdiri tegak dan posisi punggung diluruskan sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga ataupun bahu.

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ

Artinya:
"Ya Allah Ya Tuhan kami, bagi-Mu lah segala puji.

Bacaan itidal ada versi panjang, berikut bacaan doa itidal yang lengkap.


رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Latin:
Rabbana lakal hamdu mil 'us samaawaati wa mil ul ardhi wa mil'u maa syi'ta min syai'in ba'du.

Artinya:
"Ya Allah Ya Tuhan kami, bagi-Mu lah segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi, dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki sesudah itu."

Bacaan panjang tersebut juga merupakan sunnah, sebagaimana dijelaskan dalam hadits sebagai berikut:

"Dari Ubaid bin al-Hasan dari Abu Aufa, ia berkata bahwa Rasulullah SAW ketika mengangkat kepalanya dari ruku' mengucapkan, sami'allahu liman hamidah:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Ya Allah Ya Tuhan kami, bagi-Mu lah segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi, dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki sesudah itu." (Musnad al-Mustakhraj 'ala shahih Muslim).

Dalilnya adalah hadits dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu yang dikenal dengan hadits al musi’u shalatuhu, yaitu tentang seorang shahabat yang belum paham cara shalat, hingga Nabi shallallahu’ alaihi wasallam mengajarkan bagaimana cara shalat yang benar dan sah.

Nabi shallallahu’ alaihi wasallam bersabda kepadanya:

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved