Breaking News

Berita Palembang

Sumsel Peringkat 5 Besar Fornas Jabar 2023, Inorga YJI dan BKI Jadi Juara Umum Nasional

Kontingen Sumsel meraih peringkat lima nasional pada Fornas Jabar 2023, sementara juara umum kontingen Jawa Barat

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
HANDOUT TRIBUN SUMSEL
Kontingen Sumsel meraih peringkat lima nasional pada Fornas Jabar 2023 berlangsung 2-9 Juli 2023, sementara juara umum kontingen Jawa Barat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VII Jawa Barat bertempat di Gedung Budaya Soreang Kabupaten Bandung secara resmi ditutup Minggu (9/7/2023).

Pada Fornas Jabar 2023 yang berlangsung 2-9 Juli 2023, kontingen Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meraih peringkat lima nasional, sementara juara umum direbut Kontingen Provinsi Jawa Barat sebagai tuan rumah.

Perolehan akhir medali kontingen Sumsel sebanyak 32 emas, 30 perak dan 38 perunggu.

Kontingen Sumsel satu-satunya kontingen yang mampu menembus dominasi kontingen dari pulau Jawa, bahkan Sumsel menjadi peringkat pertama perolehan medali terbanyak diluar pulau Jawa.

Ketua Kormi Sumsel Hj Samantha Tivani melalui Sekretaris kontingen Eko Agus Sugianto menyampaikan, pada dua Inorga yaitu Yayasan Jantung Indonesia (YJI) dan Beladiri Kempo Indonesia (BKI) meraih juara umum secara nasional pada jenornya.

Perolehan medali yang diperoleh kontingen Sumsel juga sumbangsih dari pegiat Kormi Kabupaten/Kota yang turut berpartisipasi pada Fornas VII Jabar seperti Kota Palembang, OKU, OKU Selatan, Ogan Ilir, Muba, Muara Enim, Pagar Alam, Lubuk Linggau, OKI, Banyuasin.

Baca juga: Emak-emak Milenial di Tanjung Lago Banyuasin Dukung Gus Muhaimin Presiden 2024, Lakukan Cara Ini

Pada acara penutupan Fornas VII Jabar dilakukan juga serah terima pataka tuan rumah dari Provinsi Jawa Barat ke Provinsi Nusa Tenggara Barat yang akan menjadi tuan rumah Fornas VIII.

"Kontingen Jawa Barat bisa merebut juara umum dengan mendaftarkan 5.750 pegiatnya dari seluruh Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Jawa Barat dan mengikuti seluruh Inorga serta nomor pertandingan," katanya

Sementara kontingen Sumsel hanya mendaftarkan 1.227 pegiatnya dari 47 Inorga dan tidak mengikuti semua nomor pertandinga karena keterbatasan pegiat dan anggaran.

Menurut Eko, kedepan yang harus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel dan KORMI Sumsel adalah melakukan pembinaan secara berkelanjutan bagi para pegiat dan Inorga di seluruh wilayah Sumsel.

Lalu menjadikan olahraga masyarakat sebagai jenis olahraga unggulan, karena sudah terbukti memberikan kontribusi prestasi yang membanggakan bagi pemerintah dan masyarakat Sumsel yaitu juara umum Fornas VI dan peringkat lima besar Fornas VII Jabar.

Kemudian Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Dispora dan pihak ketiga harus memberikan alokasi anggaran yang optimal bagi olahraga masyarakat khususnya dibawah naungan Kormi Sumsel.

"Pemrov Sumsel melalui Dispora harus memberikan tali asih sebagai ucapan terimakasih kepada para pegiat olahraga masyarakat yang telah berhasil mengharumkan nama Provinsi Sumsel dikancah Nasional," tutupnya

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved