Berita SMKPP Sembawa
Libatkan Petani Milenial, Kementan Antisipasi Dampak El Nino
Sebagian besar pertanian di indonesia mengandalkan irigasi air hujan . Jika air hujan berkurang maka produksi pertanian terhambat.
“Sebagai insan pertanian, petani dan penyuluh wajib tahu dan paham apa yang harus dilakukan. Sekarang bahkan bukan hanya antisipasi tetapi juga adaptasi dan mitigasi. Karena hanya itulah yang bisa dilakukan agar produktivitas pertanian bisa dipertahankan,” tambah Dedi.
Baca juga: Ditutup, Kementan Sebut Petani Milenial Curi Perhatian di PENAS XVI
Pada kesempatan itu Dedi mangajak petani untuk menggadapi El nino dengan pemanfaatan air efisien dan hemat, perbaiki saluran irigasi, pembuatan embung, penggunaan teknologi, penahan air (biochars), dan penggunaan varietas unggul.
MAF kali ini mengundang dua narasumber yaitu Janu Muhammad (Founder dan CEO PT sayur Sleman Indonesia/Young Ambassador Agriculture Kementan RI) dan Iganitus Paulo Datoalin (PT Digitalisasi Tani Negeri/ Young Ambassador Agriculture Kementan RI).
Kepala SMK PP Negeri Sembawa Yudi Astoni yang turut hadir mengajak seluruh peserta mensukseskan webinar tentang antisipasi dampak elnino.
Dengan adanya Kegiatan MAF ini diharapkan dapat menambah ilmu dan pengetahuan, sekaligus bertukar pikiran, bertukar gagas bagi kaum milenial tentang antisipasi dampak elnino
Ignasius Paulo mengulas dampak dari Elnino yakni kegagalan panen dan tanaman, penurunan indeks pertanaman yang berujung pada penurunan produktivitas dan produksi, kerusakan sumber daya lahan pertanian, peningkatan frekuensi, luas, dan intensitas kekeringan, peningkatan kelembaban dan peningkatan intensitas gangguan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).
Adapun inovasi dan kolaborasi dalam mengatasi dampak elnino yakni melalui usaha pengolahan limbah makanan dan pertanian menjadi suplement pakan ternak, pupuk dan lainnya yang ramah lingkungan sekaligus memitigasi masalah perubahan iklim di sektor pertanian.
Alternatif lain adalah melalui usaha sektor pertanian dengan fokus budidaya dan pengolahan superfood yang ramah lingkungan dan high food security dengan melibatkan generasi muda di desa,
“Serta aplikasi digital untuk mendigitalisasi model pertanian ramah lingkungan berbasis farm as a service dan karbon kalkulator dan karbon kredit digital di sektor pertanian untuk petani peternak di seluruh Indonesia” papar Ignasius Paulo.
Meneruskan paparan dari Ignasius Paulo, Janu Muhammad juga menjelaskan mengenai climate smart agriculture bagi petani milenial sebagai solusi antisipasi El Nino yang dampaknya pada kegiatan budidaya tanaman yang nantinya dapat berpegaruh pada harga dan pasokan pangan nasional yang semakin sulit untuk diprediksi.
Climate smart agriculture (pertanian cerdas iklim) merupakan suatu pendekatan yang mengubah dan mengorientasi ulang sistem produksi pertanian dan rantai nilai pangan, sehingga keduanya mendukung pertanian berkelanjutan yang dapat memastikan ketahanan pangan dalam kondisi perubahan iklim.
Adapun tujuan dari CSA yakni peningkatan intensitas pertanaman, penguatan adaptasi, serta mitigasi dan menghilangkan emisi gas rumah kaca.
"Selain itu juga teknologi hemat air (cara pemberian air secara terputus-putus), penggunaan pupuk organik serta pestisida nabati juga merupakan tujuan dari CSA,” sambungnya.
Di akhir paparannya Janu mengatakan petani milenial harus siap dalam lmenghadapi dampak EL Nino,
“Tentunya sangat diperlukan komitmen yang kuat bagi petani milenial yakni adaptif, inovatif dan back to nature (kembali ke alam)," ujar Janu.
Terakhir, melalui closing statementnya, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti mengajak semua petani untuk menerapkan pertanian ramah lingkungan.
Selain itu Kapusdik mengajak petani menerapkan smart farming, mengakses Kredit Usaha Rakyat [KUR], dan melakukan kolaborasi (networking).
Baca berita menarik lainnya di google news
Tingkatkan Standar Mutu Pendidikan Pertanian, SMKPP Negeri Kementan Raih 2 Sertifikat ISO |
![]() |
---|
Didampingi Amran Sulaiman, Prabowo Subianto Pimpin Panen Raya Jagung di Kalimantan Barat |
![]() |
---|
Kementan Ajak Generasi Muda Menghadapi Krisis Pangan Melalui Perluasan Areal Tanam |
![]() |
---|
Perkuat Jejaring Vokasi Pertanian, SMKPP Kementan Teken MoU Dengan Iduka dan Stakeholder |
![]() |
---|
Mentan Minta Mahasiswa Ciptakan Inovasi dan Lapangan Kerja dalam Sektor Pertanian |
![]() |
---|