Berita Pilpres 2024
PDIP Ingatkan Prabowo Agar Tak Kepedean, Jokowi Baik Bukan Karena Dukung di Pilpres 2024, Tapi
Presiden Jokowi seringkali menunjukkan kedekatannya dengan Prabowo Subianto. Terkadang momen kebersamaan keduanya diartikan mendukung di Pilpres 2024.
TRIBUNSUMSEL.COM - Presiden Jokowi beberapa kali menunjukkan kedekatannya dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.
Terkadang momen kebersamaan keduanya diartikan sebagai bentuk dukungan Jokowi untuk bakal capres dari Partai Gerindra itu di Pilpres 2024.
Padahal, seperti diketahui Jokowi sendiri merupakan kader PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres.
Dilansir dari Tribunnews.com, Rabu (5/7/2023), Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto merespons soal rumor Presiden Jokowi mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Hasto menegaskan tidak benar jika Presiden Jokowi yang merupakan kader PDIP malah memilih Prabowo Subianto sebagai capres pilihannya untuk Pilpres 2024.
“Pak Jokowi memilih pak Prabowo? Jadi itu saya luruskan. Itu tidak benar,” tegas Hasto, di sela Rakerda DPD PDIP Sumbar, di Kota Padang, Selasa (4/7/2023).
Baca juga: PDIP Soal Rumor Jokowi Dukung Prabowo di Pilpres 2024, Hasto Ungkap Sikap Presiden ke Ganjar
Hasto menyatakan, tindakan Presiden Jokowi menyangkut nama-nama bakal capres harus dilihat sebagai upaya untuk memastikan situasi nasional tetap aman dan kondusif jelang pergantian kepemimpinan nasional.
“Pak Jokowi dalam kapasitas beliau sebagai presiden, (hanya ingin) memastikan agar proses pergantian kepemimpinan kedepan berjalan dengan baik,” kata Hasto.
Hasto juga mengingatkan, PDIP melalui Rakernas III lalu, menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi, baik kebijakan, legacy, maupun program akan dilanjutkan oleh bacapres Ganjar Pranowo.
Karena dalam konteks menjaga situasi nasional yang kondusif itu, PDIP mendukung langkah Presiden yang bersikap baik kepada para bakal capres yang ada.
Baca juga: Prabowo dan Ganjar Cari Cawapres Sama-sama Libatkan Presiden Jokowi, Tujuannya Terbongkar
Hasto juga memastikan, bahwa Jokowi sebagai seorang kader PDIP, tentu sejalan dengan kebijakan partai.
Terbukti bahwa dalam Rakernas III PDIP lalu, Jokowi memberikan arahan-arahan bagaimana pemenangan Ganjar Pranowo sebagai capres harus dilakukan.
“Tentu saja beliau sebagai bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan yang sudah memberikan arahan-arahan khusus tentang pemenangan-pemenangan Pemilu Legislatif dan pemenangan pak Ganjar dalam rakernas III lalu," katanya.
Tugasnya, lanjut Hasto, adalah menjabarkan arahan-arahan dari Presiden Jokowi tersebut.
"Arahan-arahan beliau sangat baik, sangat konstruktif bagi pemenangan PDI Perjuangan dan Pak Ganjar Pranowo ini. Jadi kita dukung sikap Pak Presiden Jokowi,” imbuh Hasto.
Baca berita menarik lainnya di Google News
Askolani Jasi Yakin Ganjar-Mahfud Bisa Menang di Banyuasin |
![]() |
---|
Partai NasDem Gelar Kampanye Akbar di BKB Palembang Besok, Dihadiri Surya Paloh dan Wali Band |
![]() |
---|
Jadwal Kampanye Capres - Cawapres Nomor Urut 3 di Sumsel, Ganjar di Palembang, Mahfud ke Banyuasin |
![]() |
---|
Menelaah Arah Demokrat Tak Merapat ke Ganjar Justru Gabung Koalisi Prabowo, Begini Analisa Pengamat |
![]() |
---|
Demokrat Gabung Koalisi Prabowo, SBY Siap Pasang Badan, Tawarkan AHY Jadi Cawapres? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.