Berita Nasional

Satu Nama Cawapres Anies Lagi Dikenalkan ke Ketum Parpol Koalisi, Bisa Jadi Bukan AHY Khofifah Aher

Serangkaian proses yang dia maksud adalah memperkenalkan bacawapresnya itu pada masing-masing ketua umum partai politik (parpol) anggota KPP.

|
Editor: Rahmat Aizullah
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Bakal calon presiden, Anies Baswedan saat diwawancarai Tribun Network di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (2/3/2023) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Bakal calon wakil presiden (bacawapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang akan mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024 telah mengerucut ke satu nama.

Hal tersebut sudah diakui oleh Anies Baswedan sendiri bahwa satu nama itu ada dalam kantongnya.

“Masih panjang, masih panjang, pokoknya sudah ada. Tapi, nanti pada waktunya diumumkan,” ujar Anies di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta, disadur dari Kompas.com, Jumat (2/6/2023).

Anies mengatakan, untuk saat ini dia masih harus menjalankan serangkaian proses sebelum mendeklarasikan pendampingnya itu.

Serangkaian proses yang dia maksud adalah memperkenalkan bacawapresnya itu pada masing-masing ketua umum partai politik (parpol) anggota KPP.

Anies diketahui telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pacitan, Jawa Timur, Kamis (1/6/2023).

Kemudian bertemu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh hari ini, Jumat (2/6/2023).

Selanjutnya Anies akan bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu dan Habib Salim.

“Nanti kita akan ketemu (pimpinan PKS) lagi dalam waktu dekat ini,” ucap dia.

Baca juga: Menanti Kejutan Setelah Anies Baswedan Bertemu SBY di Pacitan, Bakal Muncul Nama Bacawapres?

Ketua DPP Partai Nasdem sekaligus Anggota Tim Delapan KPP Willy Aditya mengungkapkan Anies dan KPP telah menyepakati satu nama bakal cawapres yang akan dipasangkan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu di Pilpres 2024.

Willy pun mengklaim sejauh ini tak ada resistensi dari para ketua umum parpol soal nama bacawapres yang telah ditentukan tersebut.

Namun, pengumuman nama tersebut diserahkan pada Anies sebagai bakal calon presiden yang diusung KPP.

“Paling lambat deklarasinya 16 Juli. Tapi kalau ada waktu yang lebih presisi sebelum itu akan lebih bagus,” sebutnya.

Willy masih enggan membeberkan ciri-ciri dari bacawapres Anies itu.

“Ya nanti kita intip di kantong Mas Anies saja. Ya kami bersepakat biar Mas Anies yang menyampaikan,” imbuh dia.

Baca juga: Hasil Pertemuan Anies-SBY di Pacitan, Demokrat Buka Suara, Singgung Situasi Demokrasi Makin Buruk

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved