Berita Palembang

Perkuat Toleransi Antar Umat Beragama, Pemuda Batak Bersatu Bagi Takjil Gratis

Gerakan Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membagikan takjil gratis kepada warga

|
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Gerakan Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membagikan takjil gratis kepada warga di kawasan Simpang BLK Sako Palembang, jelang berbuka puasa. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,---DPD Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membagikan takjil gratis kepada warga di kawasan Simpang BLK Sako Palembang, jelang berbuka puasa.

Sebanyak lebih dari 250 paket takjil dibagikan kepada masyarakat pengguna kendaraan yang melintas, dan ini kegiatan kedua setelah sebelumnya melakukan hal serupa.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Batak Bersatu Sumsel Apriadi Sinaga, SE, MM mengatakan, aksi ini merupakan wujud toleransi dalam menciptakan kehidupan yang harmonis antar umat beragama.

"Pemuda Batak Bersatu anggotanya dari beragam agama, dan kita menekankan bahwa setiap masyarakat menjunjung tinggi nilai toleransi saling menghargai. Nah, ketika ada Ramadhan kita sama-sama menunjukkan kepedulian," katanya didampingi Sekretaris Maraden Tumanggor, S.Hut dan Wakil Ketua Ir. One Januar Sihombing, Rabu (19/4/2023).

Dijelaskannya, jika kegiatan bagi takjil ini rutin dilakukan Pemuda Batak Bersatu, temasuk saat hari besar agama lain, dengan saling berbagi dan toleransi.

"Harapannya, memang Pemuda Batak Bersatu dengan motto satu rasa satu jiwa NKRI harga mati (solidaritas, toleransi, rukun, gotong royong), maka sebagai masyarakat Indonesia, kita harus menjunjung tinggi toleransi, karena sudah jadi dasar negara, keberagaman itu dengan saling mensuport. Dan toleransi sudah final dan kita harus berbondong- bondong untuk berkontribusi demi membangun bangsa dan negara ini," paparnya.

Organisasi Pemuda Batak Bersatu selama ini juga, selalu berusaha terlibat dalam hal kontrol sosial masyarakat untuk berkontribusi ke negara dan bangsa, dengan tugas sesuai profesi yang ada di anggota PBB tambah Maraden Tumanggor, S.Hut selaku Sekretaris DPD PBB Sumsel

"Kami berasal dari latar belakang berbeda-beda termasuk saya beragama Islam, sehingga masing-masing kita bisa berkontribusi dengan bidang masing-masing, supaya kita menjadi negara maju dengan saat ini berkembang," papar Maraden Tumanggor, S.Hut.

Baca juga: Puncak Arus Mudik 2023, 18 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Kayuagung Palembang

Wakil Ketua DPD PBB Sumsel, Ir. One Januar Sihombing menambahkan, jika PBB secara umum telah terbentuk sejak 2019 lalu di nasional, sedangkan provinsi Sumsel pada Juni 2020 lalu. Sedangkan di kepengurusan Kabupaten/Kota tinggal 6 daerah lagi yang masih dalam proses.

"Juni nanti direncanakan pelantikan untuk di Sumsel, dan itu jadi program terdekat dan mengembangkan yang belum terbentuk dengan hingga ranting nantinya. Namun sebagian besar di daerah yang populasi masyarakat banyak biasanya sudah terbentuk hingga tingkat ranting (Kelurahan)," tandasnya.

Sementara salah satu warga yang menerima takjil, Andi menyatakan sangat berterima kasih adanya kepedulian sejumlah pihak di bulan Ramadhan saat ini, meskipun cenderung non muslim Pemuda Batak Bersatu ini, hal itu bisa mendorong pihak lain untuk berkolaborasi sebagai wujud dari keberagaman antar umat bergama di Sumsel.

Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus diwujudkan ke depannya.

“Wujud nyata ini harus tetap mengedepankan mewujudkan keberagaman khususnya di Sumsel yang zero konflik, ' pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved