Berita Nasional

Bripka Madih Bantah Disebut Minta Maaf Soal Kasus 'Polisi Peras Polisi' : Ketawain Aja

Bripka Madih Membantah Dirinya Disebut Minta Maaf Soal Kasus Polisi Peras Polisi yang Disebut Polda Metro Jaya Tidak Terbukti.

Tayang:
Kolasa Tribun
Bripka Madih Membantah Dirinya Disebut Minta Maaf Soal Kasus Polisi Peras Polisi yang Disebut Polda Metro Jaya Tidak Terbukti. 

Sebelumnya, Soraya menceritakan detik-detik saat anggota Provos Polsek Jatinegara Bripka Madih memasang patok depan rumahnya.

Soraya mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 31 Desember 2022 sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu Bripka Madih masih mengenakan seragam dinas dan membawa cangkul.

"Pematokannya jam 2 siang, enggak ijin ke saya langsung ngegali, matok," kata Soraya di Polda Metro Jaya, Senin (6/2/2023).

Soraya mengungkapkan, Bripka Madih datang bersama rombongan yang berjumlah 10 orang.

"Saya dari rumah itu kan dari kamar, ada pagar, ada fibernya, jadi saya lihat dari situ. Sekitar 10 orang ada. Karena ada yang ngegali, membawa balai-balai itu kan besar ya, dari baja ringan," ungkap dia.

Dari dalam rumah, Soraya mendengar Bripka Madih mengatakan lahan yang dipatok merupakan milik seseorang bernama Tongek.

"Memang tidak masuk di pagar saya, tidak. Tapi di depan rumah saya mengatakan 'tanah ini tanah Bapak Tongek'," ujar Soraya.

Soraya pun mengaku ketakutan dengan kedatangan Madih dan rombongannya yang memasang patok.

"Saya langsung gemetar karena memang di depan kamar saya persis mematoknya itu. Saya takut banget karena memang banyak sekali dia juga gak tau ngomong apa karena memang saya ketakutan," kata Soraya 

"Sudah matok selesai mereka pergi. Nggak lama, sekitar 20 menit balik lagi membawa balai-balai posko itu sama spanduk besar," tambahnya.

Ngaku Diperas

Bripka Madih, anggota Provost Polsek Jatinegara Polres Metro Jakarta Timur belakangan ini viral usai mengungkap dugaan pemerasan yang dilakukan oknum institusinya sendiri. 

Dugaan pemerasaan terjadi saat Madih melapor dugaan penyerobotan tanah milik orang tuanya di Pondok Melati, Kota Bekasi oleh pengembang perumahan. 

Madih berniat melaporkan pihak pengembang perumahan ke Polda Metro Jaya, tetapi dia justru dimintai uang Rp100 juta agar laporannya ditangani. 

Bripka Madih Viral Setelah Mengaku Diperas Oknum Polisi.
Bripka Madih Viral Setelah Mengaku Diperas Oknum Polisi. (Youtube Kompas TV)
Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved