Berita Palembang

Tiga Tersangka Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa UIN Palembang Datangi Polda Sumsel

Tiga tersangka pengeroyokan mahasiswa UIN Palembang mendatangi Polda Sumsel untuk memenuhi panggilan polisi, Selasa (17/1/2023).

Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/FRANSISKA KRISTELA
Tiga tersangka pengeroyokan mahasiswa UIN Palembang mendatangi Polda Sumsel untuk memenuhi panggilan polisi, Selasa (17/1/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tiga tersangka pengeroyokan mahasiswa UIN Palembang mendatangi Polda Sumsel untuk memenuhi panggilan polisi, Selasa (17/1/2023).

Ketiga mahasiswa berinisial OR, AR dan NI itu ditetapkan sebagai tersangka yang tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kasus penganiayaan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah.

Ketiga pelaku diduga menganiaya seorang mahasiswa bernama Arya Lesmana Putra, saat diksar.

Ketiga orang mahasiswa datang ke Polda Sumsel memenuhi panggilan pasca setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Ketiganya datang tanpa didampingi kuasa hukumnya.

Kuasa hukum dari pihak terlapor Amrillah SSy ME juga Direktur YLBH HARA Sumsel, menyatakan saat ini mereka bukan lagi sebagai kuasa hukum.

"Siang... Saat ini kami bukan kuasa hukumnya lagi.... Kuasa waktu itu sampai kesaksian saja," ujarnya saat di konfirmasi Selasa (17/01/2023)

Amrillah mengaku mereka sampai saat ini belum mendapat kuasa untuk pendampingan setelah kliennya ditetapkan sebagai tersangka.

Sedangkan pada saat datang ke Polda Sumsel, terlapor tampak langsung masuk ke ruang penyidik Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel dengan setelan baju yang rapi berkemeja.

Sementara itu dari pihak polisi, belum ada konfirmasi ataupun statement mengenai pemanggilan ketiganya pasca ditetapkan tersangka.

Atensi Masyarakat

Polisi menetapkan tiga orang jadi tersangka penganiayaan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Korban penganiayaan seorang mahasiswa UIN RF Palembang bernama Arya Lesmana Putera sudah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) pada Jumat 6 Januari 2023 lalu.

"Pada tanggal 29 Desember 2022 terduga terlapor ditetapkan sebagai tersangka," ujar salah satu kuasa hukum Arya Lesmana, Kms Sigit Muhaimin SH, Selasa (10/01/2023) sore.

Dalam hal ini, terduga terlapor yang ditetapkan sebagai tersangka yakni ada tiga orang yakni OR, A, dan N, dimana salah satu dari tiga tersangka tersebut adalah ketua UKMK Litbang UIN imbuhnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved