Berita Palembang

Guru SMPN 30 Korban Curanmor di Palembang, Motor Honda Beat Hilang di Parkiran Sekolah

Guru P3K SMP Negeri 30 jadi korban curanmor di Palembang. Korban bernama Venny Ariani hilang motor di parkiran sekolah.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Venny Ariani Guru P3K SMP Negeri 30 jadi korban curanmor di Palembang motor Honda Beat hilang di parkiran sekolah. Korban saat memperlihatkan lokasi hilangnya motor kepada petugas Polrestabes Palembang, Rabu (11/1/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Guru P3K SMP Negeri 30 jadi korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Palembang.

Korban bernama Venny Ariani (25) warga Gang Lama, Kelurahan Bagus Kuning kehilangan sepeda motor yang diparkir di parkiran sekolah tempat ia mengajar, Senin (9/1/2023).

Saat itu Venny kembali ke sekolah usai isoma dan baru mengetahui motornya hilang saat akan mengisi absen pulang mengajar sekitar pukul 15:30 WIB.

Motor milik Venny Honda Beat bernopol BG 6175 ACY warna putih.

"Habis ngisi absen fingerprint motor saya sudah hilang Pak. Sebelumnya kan habis pulang Isoma terus motor saya parkir di halaman sekolah, " kata Venny usai membuat laporan di Polrestabes Palembang, Rabu (11/1/2023).

Venny mengungkapkan jika sebelumnya salah seorang siswa sempat melihat dua orang yang diduga pelaku mencuri sepeda motornya.

Salah satu pelaku adalah seorang perempuan.

"Ada siswa sempat lihat dari jendela ada orang yang mau mencuri motor, awalnya bukan motor saya yang mau diambil tapi karena sasaran awal pelaku susah dijebol kuncinya makanya motor saya yang diambil, " katanya.

Baca juga: Daftar Nama Pejabat di Pemkab Ogan Ilir, Jabatan Sekda Hingga Kepala OPD

Sementara salah satu penjaga sekolah menyebut jika sebelum kejadian ada seseorang yang mencurigakan tengah mengecek lobang kunci motor.

"Tapi ketahuan sama kami, langsung pergi. Mungkin rekannya atau orang yang sama datang lagi ke sini buat mencuri, " katanya.

Peristiwa curanmor itu sudah dilaporkan korban ke SPKT Polrestabes Palembang dan kini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

"Olah TKP sudah kami lakukan dan korban memang buat laporannya di Polrestabes Palembang. Segera kami tindaklanjuti perkaranya, " ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung Grup WA TribunSumsel

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved