Berita Polda Sumsel

Tekan Peredaran Narkoba di Sumsel, Kapolda Minta Peran Aktif Masyarakat

Peran masyarakat disini sangat penting dalam ikut serta melakukan pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba ke dalam masyarakat.

Editor: Sri Hidayatun
Humas Polda Sumsel
Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK dalam kegiatan Jumat curhat di Aula Kantor Camat Ilir Timur (IT) I di Jalan Mayor Santoso No 1.20 ilir D III Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG- Masih tingginya peredaran narkoba di wilayah Sumsel, membuat kepolisian Daerah (Polda) Sumsel menghimbau peran serta masyarakat untuk menekan peredaran narkoba, khususnya menekan angka pencandu narkoba.

Hal ini dikatakan Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK dalam kegiatan Jumat curhat di aula kantor Camat Ilir Timur (IT) I di Jalan Mayor Santoso No 1.20 ilir D III Palembang.

Peran masyarakat disini sangat penting dalam ikut serta melakukan pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba ke dalam masyarakat.

"Kita harapkan peran serta masyarakat dalam pemberantasan, khususnya melakukan pengawasan terhadap keluarga dan tetangga agar tidak menjadi pecandu," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya melarang orgen tunggal untuk membawakan lagu-lagu remix.

Jumat Curhat Kapolda Sumsel di IT 1
Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK dalam kegiatan Jumat curhat di Aula Kantor Camat Ilir Timur (IT) I di Jalan Mayor Santoso No 1.20 ilir D III Palembang.

"Kita tidak melarang mereka untuk melakukan usaha organ tunggal, tapi yang kita larang itu lagunya, coba diganti dengan lagu-lagu yang sesuai," aku dia.

Dirinya menuturkan, bahwa lagu remix mengundang para pengedar maupun pecandu di satu tempat, sehingga terjadi transaksi dan para pecandu dengan leluasanya menggunakan barang haram tersebut.

"Karena ada wadahnya, kita menilai disitulah para pengendar maupun pencandu berkumpul untuk melakukan transaksi maupun menggunakan barang haram itu," katanya kepada wartawan.

Baca juga: Kekompakan Personel Bidhumas Polda Sumsel, Kabid Humas Berikan Pesan Ini

Baca juga: Polda Sumsel Gelar Rekonsiliasi Data Aset dan Keuangan Pra Laporan 2022

Untuk itu bagi masyarakat yang mengenai adanya aktivitas tersebut maupun kasus kejahatan dapat menggunakan aplikasi bantuan polisi (Banpol).

"Banpol kita ini memudahkan masyarakat dalam membuat semua jenis laporan, sehingga anggota kita akan cepat bertidak sesuai dengan laporan yang diterima di Banpol tersebut," bebernya.

Aplikasi ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat.

"Hal ini kita dapat lihat dari jumlah pengaduan atau laporan masyarakat mengenai keamanan di Sumsel,” jelas dia.

Hal ini lanjut dia mengatakan, masyarakat yang melapor merasa laporannya dapat ditangani secara profesional oleh pihak berwajib.

Untuk itu pihaknya akan merespons dengan cepat agar tingkat kepercayaan masyarakat akan semakin baik terhadap Polri.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved