Berita Nasional
Fitnah Dilecehkan Ketua KPU Hasyim Asyari, Hasnaeni si Wanita Emas kini Minta, Akui Depresi
Hasnaeni 'Wanita Emas' kini menyampaikan permintaan maaf atas pengakuannya yang menyebut sudah dilecehkan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari.
TRIBUNSUMSEL.COM - Ketua Umum Partai Republik Satu Hasnaeni 'Wanita Emas' kini menyampaikan permintaan maaf atas pengakuannya yang menyebut sudah dilecehkan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari.
Si wanita emas menyampaikan permintaan maafnya melalui unggahan video berdurasi 17 detik.
Ia mengakui pernyataan itu tidak benar bahkan Isnaeni mengungkapkan dirinya mengalami sakit depresi.
Baca juga: Geram Ibunya Dibentak Calon Istri Gegara Rp 700 Ribu, Pria di Palembang Tegas Batalkan Penikahan
Sebelumnya, Hasnaeni mengaku, jika mendapat iming-iming kalau partainya akan diloloskan menjadi peserta pemilu 2024.
Hasyim disebut telah melakukan tindak asusila kepada Hasnaeni.
"Bahwa video yang beredar yang menyatakan bahwa saya telah mengalami pelecehan seksual dan pemerkosaan yang dilakukan oleh ketua KPU Hasyim Asy'ari maka saya nyatakan bahwa hal itu tidak benar," kata Hasnaeni dalam video dikutip Senin (26/12/2022).
Dia mengaku, jika pernyataan sebelumnya merupakan kekesalan dirinya dan kekhilafan karena saat ini dia tengah mengalami depresi.
"Perkataan itu saya katakan karena kekesalan saya dan kekhilafan saya akibat saat ini saya sedang mengalami sakit depresi," ucapnya.
"Bahwa pada fakta hubungan saya yang ada selama ini antara dengan ketua KPU RI Hasyim Asy'ari adalah hubungan bersifat profesional saja dan tidak lebih dari itu," sambung Hasnaeni.
Dia pun kembali memastikan, bahwa adanya dugaan asusila yang dilakukan oleh Hasyim kepada dirinya tidak benar.
"Bahwa saya memastikan jika dikemudian hari terjadi lagi kejadian serupa yang dilakukan oleh pihak manapun saya nyatakan hal itu tidak benar," tuturnya.
Tanggapan Ketua KPU
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari turut menanggapi ihwal laporan tersebut.
Belum ada bantahan ataupun klarifikasi. Hasyim hanya mengatakan saat ini pihaknya mengikuti perkembangan laporan aduan ke DKPP.
Baca juga: Ibu Anjas Kini Minta Seluruh Uang Mahar Dikembalikan, Syok Dibentak Calon Menantu Gegara Rp 700 Ribu

"Kami mengikuti perkembangan pengaduan ke DKPP tersebut," ujarnya singkat saat dihubungi, Kamis (22/12/2022).