Berita Nasional

Dua Miligram Saja Sudah Mematikan, Dhio Daffa Beri Dua Sendok Sianida Untuk Bunuh Keluarganya

Dua Miligram Saja Sudah Mematikan, Dhio Daffa Beri Dua Sendok Sianida Untuk Bunuh Keluarganya

Youtube Kompas TV
Dua Miligram Saja Sudah Mematikan, Dhio Daffa Beri Dua Sendok Sianida Untuk Bunuh Keluarganya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Porsi Racun yang diberikan oleh Dhio Daffa Syahdilla pada keluarganya ternyata cukup mencengangkan.

Padahal 2 miligram saja sudah mematikan, ia memberi racun keluarganya sebanyak 2 sendok.

Seperti diketahui, racun yang digunakan Dhio bukanlah arsenik namun sianida. 

Hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik

Kepala Biddokkes Polda Jawa Tengah, Kombes Summy Hastry Purwanti menjelaskan dari hasil  jenis racun yang digunakan oleh pelaku adalah sianida.

"Jelas penyebab kematian akibat masuknya racun. Kemarin pemeriksaan laboratorium sudah keluar dan hasilnya positif sianida. Hanya sianida saja," ujar Kepala Biddokkes Polda Jawa Tengah, Kombes Summy Hastry Purwanti dilansir dari YouTube Kompas TV, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Masa Lalu Dhio Pembunuh Keluarga di Magelang Dikuak, Dimanja & Baik, Berubah Setelah Dapat Tragedi

Pada bagian bibir dalam, tenggorokan hingga lambung dan usus korban juga ditemukan ciri-ciri adanya zat beracun dan berwarna kemerahan.

Ketika ditanya jumlah sianida yang dicampukan oleh pelaku ke minuman korban, Summy Hastry tidak dapat menjawab karena sebagain racun sudah masuk ke tubuh korban.

Namun berdasarkan pengakuan dari pelaku, jumlah sianida yang dimasukkan sebanyak 2 sendok setiap gelas.

Ia juga menambahkan jumlah sianida yang dapat mematikan tergantung berat badan dan keadaan fisik korban.

"Sekitar dua sendok itu cukup besar. Jadi kalau di ilmu Toksikologi, dua miligram sianida itu sudah sangat mematikan," jelasnya.

 
Motif Dhio Racuni Keluarga Gegara Jadi Tulang Punggung Dibantah, Paman Gali Kemungkinan Punya Utang
Motif Dhio Racuni Keluarga Gegara Jadi Tulang Punggung Dibantah, Paman Gali Kemungkinan Punya Utang (Kolase TribunJakarta)
Summy Hastry mengatakan jika minuman berwarna yang sudah tercampur dengan sianida maka tidak akan terlihat oleh mata manusia.

"Sulit karena berwarna ya kecuali kalau air bisa kelihatan ini. Jika minuman berwarna seperti teh dan kopi sulit disadari," terangnya.

Menurutnya pelaku menggunakan racun jenis sianida karena belajar dari percobaan pertama yang gagal.

Diketahui, pelaku sempat melakukan percobaan pembunuhan dengan mencampurkan racun jenis arsenik ke minuman dawet dan diberikan ketiga anggota keluarganya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved