Berita Nasional

Deretan Kasus Pembunuhan yang Dilakukan Oleh Anggota Keluarga, Terakhir yang Terjadi di Magelang

Berikut Deretan Kasus Satu Keluarga Tewas Mengenaskan Dibunuh Oleh Anggota Keluarga Akibat Cekcok Hingga Masalah Harta...

Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Slamet Teguh
Kolase Tribunsumsel.com/ Tribunnews.com
Deretan Kasus Satu Keluarga Tewas Mengenaskan Dibunuh Anggota Keluarga Sendiri 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Kasus pembunuhan keluarga yang terjadi di Magelang usai diracun oleh anggota keluarganya sendiri hingga saat ini masih menjadi sorotan publik.

Diketahui jika satu keluarga beranggotakan ayah, ibu, dan satu orang anak di Magelang tersebut tewas diracun oleh pelaku yang tak lain adalah anak keduanya.

Namun dibalik kasus Magelang tersebut, ini bukanlah kasus pembunuhan keluarga di Indonesia yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya.

Berdasarkan informasi yang diketahui, beberapa kasus pembunuhan satu keluarga kerap kali terjadi hingga menghebohkan masyarakat Indonesia.

Berikut Deretan Kasus Satu Keluarga Tewas Mengenaskan Dibunuh Anggota Keluarga Sendiri

1. Suami Habisi Nyawa Anak dan Istri Lalu Akhiri Hidup Sendiri di Palembang

Beberapa tahun silam warga Palembang dibuat geger dengan peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh seorang suami terhadap dua anak dan istrinya.

Kasus tersebut sendiri terjadi di Kompleks Villa Kebon Sirih, Bukit Sangkal, Kalidoni, Kota Palembang pada 24 Oktober 2018.

Diketahui jikia Fransiskus Xaverius Ong (45), tega menghabisi nyawa istrinya Margareth Yentin Liana (45) dan kedua anaknya Raffael Fransiskus (18) dan Kathlyn Fransiskus (11).

Suami Habisi Nyawa Anak dan Istri Lalu Akhiri Hidup Sendiri di Palembang
Suami Habisi Nyawa Anak dan Istri Lalu Akhiri Hidup Sendiri di Palembang (tribunnews.com)

Menurut informasi yang beredar, saat itu Fransiskus diduga tega menjadi dalang pembunuhan istri dan kedua anaknya dengan menggunakan senjata api jenis Revolver di kamar anaknya masing-masing.

Bukan tanpa sebab, Fransiskus menghabisi nyawa keluarganya setelah terseret penceraian dan hutang Rp 8,9 Miliar.

Selain masalah utang, polisi menyebut adanya permasalahan lain yang saat itu dihadapi Fransiskus.

Tak hanya itu saja, setelah menghabisi nyawa keluarganya, Fransiskus menulis 'surat perpisahan' dan mengirim pesan terakhir di grup WA.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved