Breaking News:

Gempa Cianjur

Cerita Pilu Ayah dan Anak Perempuan Ditemukan Tewas Berpelukan Tertimbun Longsor Imbas Gempa Cianjur

Cerita Pilu Ayah dan Anak Perempuan Ditemukan Tewas Berpelukan Tertimbun Longsor Imbas Gempa Cianjur

TribunnewsDepok.com/Alex Suban
Tim SAR gabungan mencari korban yang tertimbun longsor akibat gempa di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/11/2022). Tim SAR gabungan kembali menemukan tiga korban sehingga menjadi 321 korban meninggal dan 11 orang belum ditemukan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Satu cerita sedih kembali muncul dari bencana gempa Cianjur, Jawa Barat, kali ini seorang ayah dan anak ditemukan tewas sambil berpelukan. 

Seperti diketahui, hingga kini korban meninggal dunia telah mencapai 321 orang.

Selain itu, gempa yang terjadi pada Senin (21/11/2022) tersebut juga membuat ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga: Mensos Risma Curhat Dimarahi Anggota TNI saat Tinjau Lokasi Gempa Cianjur, Ngaku Masih Tak Terima

Ayah dan Anak Ditemukan Tewas Berpelukan

Pada Senin (28/11/2022), Tim SAR gabungan kembali menemukan korban gempa yang tertimbun longsor. 

Ada dua jenazah yang berhasil ditemukan. Keduanya merupakan ayah dan anak perempuannya.

Adapun lokasi penemuan jasad ayah dan anak itu berada di Kampung Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Hal itu dibenarkan Koordinator Lapangan Tim Bravo Basarnas, Ikhsan Alwi, Senin.

 
"Korban pertama ditemukan pukul 10.10 WIB berjenis kelamin laki-laki dewasa menggunakan jaket kulit hitam dan celana jeans."

"Sedangkan korban kedua ditemukan pukul 10.11 WIB seorang anak perempuan menggunakan baju warna ungu dan celana training warna hitam," jelasnya dilansir TribunJabar.id.

Saat pertama kali ditemukan, kata Ikhsan, korban laki-laki dalam posisi tengkurap.

Sementara korban perempuan berada tepat di sebelah kiri sang ayah.

"Posisi ayahnya itu tengkurap, si anak ada di sebelah kirinya dan dalam posisi berpelukan," ujarnya.

Calon Pengantin Meninggal Dunia

Cerita pilu lain datang dari seorang gadis bernama Irma Nurhayati (20), warga Kampung Lemahduhur, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved