Gempa Cianjur
Kisah Bocah 10 Tahun yang Selamat Usai Tertimbun Reruntuhan Akibat Gempa Cianjur Selama Tiga Hari
Kedua korban itu adalah nenek dan cucunya yang baru berusia 10 tahun sementara yang meminta bantuan adalah ayah sang bocah.
TRIBUNSUMSEL.COM - Mukjizat kadang kali datang saat hadirnya sebuah bencana termasuk di gempa Cianjur.
Ada bocah 10 tahun yang akhirnya selamat usai tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa Cianjur.
Bahkan, bocah tersebut harus tertimbun reruntuhan bangunan selama tiga hari akibat gempa Cianjur.
Keinginan keluarga agar dua korban tertimpa reruntuhan rumah akibat gempa bumi di Kampung Rawacina, Desa Nagrak, Cianjur, Jawa Barat dievakuasi akhirnya terpenuhi.
Kedua korban itu adalah nenek dan cucunya yang baru berusia 10 tahun sementara yang meminta bantuan adalah ayah sang bocah.
Senang sekaligus duka karena sang cucu selamat sementara sang nenek meninggal.
Tiga hari pencarian korban gempa di Kampung Rawacina RT 03/16, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tak sia-sia.
Tim evakuasi bersama masyarakat berhasil menyelamatkan bocah 10 tahun setelah tertimbun reruntuhan bangunan selama tiga hari.
Azka bocah yang sebelumnya dinyatakan hilang tersebut ditemukan dalam keadaan lemas, namun masih bisa diselamatkan.
Kendati demikian, sang nenek yang saat itu bersama Azka tidak terselamatkan. Neneknya yang bernama Eda ditemukan telah meninggal dunia.
Sebelumnya, dua orang dinyatakan hilang karena tertimbun reruntuhan bangunan yang ambruk.
Dua orang tersebut adalah seorang ibu rumah tangga (IRT) dan seorang anak.
"Alhamdulillah anak itu berhasil evakuasi dan ditemukan selamat, tetapi neneknya Eda sudah meninggal dunia," kata Kepala Desa Nagrak, Hendi Saeful Maladi, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (23/11/2022).
Menurutnya, anak tersebut berhasi dievakuasi setelah hampir selama tiga hari tertimbun puing reruntuhan material bangunan yang ambruk.
"Anak yang selamat itu Azka, dia berhasil dievakuasi petugas gabungan TNI/Polri, BPBD, dan Damkar selama beberapa jam," katanya.