Gempa Cianjur
Update Gempa Cianjur : Tercatat 268 Orang Meninggal Dunia, 1.083 Orang Dikabarkan Luka-luka
Update gempa Cianjur terbaru. Tercatat pada 22 November 2022 sore, ada sebanyak 268 orang meninggal dunia.
"Almarhumah Alinda Dela Puspita, warga Cianjur yang meninggal dunia karena gempa bumi kemarin," tulis Ridwan Kamil dalam keterangannya dikutip dari Instagram @ridwankamil pada Selasa.
Ia melanjutkan, saat ini Pemprov Jabar terus mengoordinasikan tim untuk memberi pertolongan pertama pada korban dan evakuasi di 14 titik kebencanaan.
Ketika mendatangi area pemakaman, orang tua Alinda langsung memeluk Ridwan Kamil sambil menangis seperti dilansir Tribun Jabar.
Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mencoba menenangkan ayah korban dengan mengusapnya.
Ia pun menyampaikan doa setelah jasad korban dikubur.
"Allah sudah memanggil almarhumah seorang anak solehah yang Insya Allah husnul khotimah," ucap Ridwan Kamil dalam video tersebut.
Sebelumnya Ridwan Kamil juga menyambagi Pendopo Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11/2022) malam.
Ia menginformasikan bahwa pada hari ini evakuasi para pengungsi akan dimulai dikerahkan.
"13.784 pengungsi itu akan kami sebar di 14 titik pengungsian," ujar Ridwan Kamil saat konfrensi pers di Pendopo Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) malam.
Dirinya mengatakan, untuk pembangunan 14 posko gempa Cianjur tersebut kini sudah mulai dibangun oleh petugas gabungan TNI-Polri.
"Seluruh infrastruktur sudah datang. Evakuasi akan kami mulai Selasa (22/11) pagi, dengan beberapa helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang siap membantu," kata Ridwan Kamil.
Dirinya menyebutkan bahwa saat ini, telah ada ratusan relawan yang tiba di Kabupaten Cianjur untuk membantu proses evakuasi.
Korban gempa di Cianjur, Jawa Barat mendapatkan perawatan di RSUC Cimacan, Cipanas, Cianjur, Senin (21/11/2022). (Tribun)
"Relawan tersebut terdiri dari petugas SAR, puluhan paramedis, 30 orang dokter bedah dengan peralatan medis seperti oksigen dan tenda yang memadai," ucapnya.
Pria yang akrab dipanggil Kang Emil itu mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada dan tidak panik.
"Gempa susulan tadi mungkin terasa walaupun kecil, tolong warga tetap waspada karena hal tersebut mungkin masih punya potensi terjadi di jam-jam berikut atau hari-hari berikut," ujar Kang Emil.