Berita Nasional

Penjelasan PT Pegadaian Soal Undangan Penerimaan Calon Karyawan Baru dan Diminta Transfer Uang

Saat ini beredar upaya penipuan rekrutmen karyawan yang mengatasnamakan Direktur Utama, Damar Latri Setiawan.

Editor: Slamet Teguh
Kolase Tribunnews
Penjelasan PT Pegadaian Soal Undangan Penerimaan Calon Karyawan Baru dan Diminta Transfer Uang 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - PT Pegadaian mulai angkat bicara soal undangan penerimaan calon karyawan baru.

Bukan itu saja yang menjadi masalah, pada undangan tersebut, para penerima undangan diminta transfer uang.

Khawatir memakan korban, PT Pegadaianpun memberikan penjelasannya.

Humas PT Pegadaian Basuki Tri Andayani mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan Direksi PT Pegadaian yang beredar akhir-akhir ini.

Saat ini beredar upaya penipuan rekrutmen karyawan yang mengatasnamakan Direktur Utama, Damar Latri Setiawan.

Modusnya dengan cara mengirimkan undangan penerimaan calon karyawan baru untuk mengikuti tahapan seleksi di Jakarta.

"Selanjutnya mereka diminta mentransfer sejumlah uang untuk biaya transportasi dan penginapan. Informasi ini jelas palsu mengingat dalam setiap rekrutmen karyawan, para pelamar tidak dipungut biaya apapun,” kata Basuki Tri Andayani dalam keterangannya, Kamis (27/10/2022).

Baca juga: Syarat dan Cara Ajukan KUR Syariah di Pegadaian,Tanpa Agunan Cair Hingga Rp 10 juta

Baca juga: Gadai di Pegadaian Palembang, Bunga Nol Persen, Catat Ini Syarat dan Ketentuannya

Dikatakannya, saat ini juga beredar nomor telegram dan whatsapp palsu yang mengaku sebagai Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk, Elvi Rofiqotul Hidayah.

Melalui nomor ini pelaku menawarkan barang-barang yang diklaim sebagai lelang dari Pegadaian.

“Perlu saya sampaikan bahwa sejalan dengan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) seluruh Insan Pegadaian dilarang melakukan bisnis pribadi yang berkaitan dengan bisnis perusahaan.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik kepentingan bagi para pihak. Proses lelang dilakukan melalui proses resmi yang dilakukan di outlet-outlet Pegadaian, bazar atau pameran yang digelar Pegadaian,” katanya.

Dikatakannya, Direktur Utama tidak menangani proses rekrutmen karyawan, begitu pula Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk tidak melakukan transaksi langsung dalam proses lelang barang jaminan.

Oleh karena itu masyarakat diminta untuk hati-hati apabila mendapatkan informasi senada.

Basuki mengharapkan agar masyarakat hati-hati dan waspada, serta melakukan konfirmasi melalui outlet Pegadaian terdekat, call center 1500 569 atau Whatsapp resmi 0811 1500 569.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved