Berita Palembang

Dua Bayi Dibuang Dalam Sepekan di Sumsel, Ada Warga Mau Adopsi, Ini Syarat Adopsi Anak

Dua bayi dibuang dalam sepekan di Sumsel. Satu dari dua bayi tersebut sudah ada yang mau adopsi. Ini syarat adopsi anak.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI
Dua bayi dibuang dalam sepekan di Sumsel. Satu dari dua bayi tersebut sudah ada yang mau adopsi, ini syarat adopsi anak. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua bayi dibuang dalam sepekan di Sumsel, penemuan bayi di Gelumbang Muara Enim menjadi kasus teranyar.

Warga Gelumbang Muara Enim heboh penemuan bayi di Gelumbang, sesosok bayi laki-laki dibuang ditemukan di depan bengkel motor milik Andong Edwar di Rt 06, Rw 01, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Saat ini bayi jenis kelamin laki-laki itu dinamani Muhammad Al Ahyan. Selain sudah diberi nama, bayi tersebut juga akan diasuh oleh Edward (42) dan istrinya Tapraneli (42).

Sebelumnya, penemuan bayi di Pedamaran OKI, bayi perempuan diduga sengaja dibuang dan diletakkan di teras rumah warga di Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Kamis (22/9/2022) lalu.

Hampir satu minggu sejak penemuan bayi di Pedamaran, kondisi bayi dibuang di OKI ini dalam keadaan sehat dan normal.

Informasi update penemuan bayi di Pedamaran OKI ini saat ini bayi inisial N tersebut dititipkan di RSUD Kayuagung, seperti disampaikan Kepala Puskesmas Pedamaran, Sainul.

Baca juga: Harga Sawit Palembang: Panen Raya Harga Sawit di Banyuasin Jatuh, Ini Solusi Ketua KTNA Banyuasin

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mirwansyah mengatakan sejauh ini belum ada laporan ke dinas sosial.

"Pada prinsipnya kita menunggu surat laporan dari Polisi ke dinsos. Sejauh ini belum ada laporan dan kami masih menunggu," kata Mirwansyah saat dikonfirmasi, Rabu (28/9/2022)

Menurutnya, jika sudah ada laporan dan dititipkan ke dinsos akan ditempatkan di panti yang ada dibawah naungan dinsos. Kemudian akan dicari tahu apakah masih ada keluarga atau tidak.

"Karena kalau bayi dibuang memang sulit mencari identitasnya. Kalau masih ada keluarga maka biaya hidup bayi tersebut akan dibebankan pada keluarga. Jika tidak ada baru akan ditanggung panti," katanya.

Dua bayi dibuang dalam sepekan di Sumsel. Satu dari dua bayi tersebut sudah ada yang mau adopsi, ini syarat adopsi anak.
Dua bayi dibuang dalam sepekan di Sumsel. Satu dari dua bayi tersebut sudah ada yang mau adopsi, ini syarat adopsi anak. (TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI)

Menurut Mirwansyah, kalau ada keluarga yang ingin mengadopsi bisa mendatangi Dinsos dan nanti akan dijelaskan proses dan prosedurnya.

"Ada yang namanya sidang pengangkatan anak. Kemudian kalau masih ada keluarga, karena identitas belum jelas maka bisa menunjukkan setatus jelas, agar tidak terjadi apa-apa kemudian hari," katanya

Mirwansyah mengimbau, kepada masyarakat kalau menemukan hal seperti itu lagi seperti menemukan bayi maka segara lapor ke polisi dan dinsos terdekat. Bayi yang dibuang tersebut bisa ditampung di panti yang tersedia di Sumsel.

Syarat Adopsi Anak

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved