Berita Lubuklinggau

Dua Terdakwa Korupsi Bibit Karet di OKI Divonis Bebas, Kajati Sumsel Ajukan Kasasi

Dua terdakwa korupsi bibit karet di OKI divonis bebas, Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri Sumatera Selatan, Sarjono Turin, SH, MH akan kasasi.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Dua terdakwa korupsi bibit karet di OKI divonis bebas, Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri Sumatera Selatan, Sarjono Turin, SH, MH akan kasasi, Jumat (16/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Dua terdakwa bibit karet di Ogan Komering Ilir (OKI) Tabroni Perdana dan Roni Candra divonis bebas oleh Majelis Hakim Tipikor Palembang, Senin (12/9/2022) lalu.

Menanggapi dua terdakwa korupsi bibit karet di OKI divonis bebas tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri Sumatera Selatan, Sarjono Turin, SH, MH menegaskan akan segera mengajukan kasasi.

"Kita tentu hargai pertimbangan hakim, tapi untuk hasilnya tidak. Maka ini saya katakan kasasi," ujarnya kepada awak media, Jumat (16/9/2022) pagi terkait dua terdakwa bibit karet divonis bebas.

Dikatakannya, mereka disebut tak akan bicara terkait jumlah barang bukti.

Namun, putusan hakim dinilai tidak sesuai tuntutan dan fakta-fakta di persidangan.

"Saya enggak bahas barang bukti yang jelas kami akan kasasi. Saya minta jaksa untuk segera menyiapkan berkas sesuai batas waktu," kata dia.

Baca juga: Oknum Pegawai RS Siti Aisyah Lubuklinggau Asusila ke Keluarga Pasien, Ini Modus Pelaku

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, H. Husin menanggapi dengan vonis bebas yang diterima oleh salah satu Aparatur Sipil Negara yakni Tabroni Perdana.

"Kalau sudah bebas namanya inkrah. Ya kalau dia (Tabroni) tidak terbukti melakukan pelanggaran terkait dengan korupsi status ASN nya masih tetap konsekuensinya harus tetap bekerja,"

"Kecuali dia inkrah dan terbukti melakukan korupsi, berarti ada proses administrasi seperti pak Bupati menerbitkan SK pemberhentian," terang Sekda.

Dikatakan dengan statusnya yang masih PNS jadi sudah seharusnya yang bersangkutan secepatnya masuk kerja kembali seperti sebelumnya.

"Walaupun sekarang ada banding. Tetapi Tabroni ini kembali masuk bekerja," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas perkebunan dan peternakan OKI, Ir. Imlan Khairum menyebutkan bahwa Tabroni masih akan dipekerjakan sebagai jabatan sebelumnya menjadi kepala bidang (Kabid).

"Tetap dia ditempatkan dalam jabatan sebelumnya. Tinggal lagi kami masih menunggu SK dari badan kepegawaian daerah (BKD) saja," tuturnya.

"Kita tunggu keputusan dari BKD. Setelah selesai syarat tersebut bisa langsung masuk bekerja kembali," imbuhnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved