Polisi Gadungan Sekap Warga Muba

Identitas Empat Polisi Gadungan Sekap Warga Bayung Lencir Terungkap, Ini Modus Pelaku

Identitas empat polisi gadungan sekap warga Dusun II Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir terungkap.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Identitas empat polisi gadungan sekap warga Dusun II Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir terungkap.

Mereka keempat polisi gadungan ini ditangkap di wilayah hukum Polres Banyuasin setelah sempat kejar-kejaran dengan aparat kepolisian Polres Muba.

Keempat polisi gadungan ini ditangkap anggota Polsek Bayung Lencir Muba di Jalan Betung - Jambi sebelah Hotel Lestari Kelurahan Betung kecamatan Betung Banyuasin, Kamis (15/9/2022) sekitar pukul 05.30.

Empat orang pelaku sudah diamankan Polsek Bayung Lencir Muba.

Satu orang pelaku, harus dilakukan tindakan tegas terukur karena berupaya menembak anggota Polsek Bayung Lencir Muba ketika akan ditangkap.

Satu pelaku yang tewas bernama Ahmad Emza (30) setelah dilakukan tindakan tegas terukur, karena berupaya menembak anggota Polsek Bayung Lencir Muba.

Baca juga: Heboh, Penemuan Mayat di Sungai Dekat Dekranasda Jakabaring Palembang, Ini Ciri-Cirinya

Sedangkan, tiga pelaku lain yakni Egi Muzakkir (27) harus dilumpuhkan dibagian bokong karena berupaya kabur saat akan ditangkap, Febriansyah (33) dan Ardiansyah (25) yang semuanya warga Palembang.

Sedangkan kelima korban yang sempat disandera keempat pelaku Oma (65), Abdul Rahman Sayuti (35), Ujang (37), Sahwal Rensusu Panjaitan (30) dan Rusdi (50) yang kesemuanya warga Dusun II Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir Muba.

Para pelaku dan juga mobil xenia nopol BG 1240 IP yang dipakai pelaku, sudah diamankan untuk tindakan hukum lebih lanjut.

Terkait kasus penyanderaan warga yang dilakukan empat pelaku dengan mengaku sebagai anggota polisi, dibenarkan Kasatreskrim Polres Banyuasin AKP Hary Dinar.

Empat polisi gadungan sekap lima warga Dusun II Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir Muba. Pelaku ditangkap di Betung dan satu tewas ditembak, Kamis (15/9/2022).
Empat polisi gadungan sekap lima warga Dusun II Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir Muba. Pelaku ditangkap di Betung dan satu tewas ditembak, Kamis (15/9/2022). (TANGKAP LAYAR MEDIA SOSIAL)

Ketika ditemui di ruang kerjanya, menurut Hary pihaknya mendapat laporan dari Polsek Betung terkait penyanderaan terhadap warga. Setelah di cek di lokasi, ternyata lokasinya dari Bayung Lencir Muba.

"Kami datang ke lokasi hanya membantu untuk mengamankan TKP, karena tertangkapnya di wilayah Banyuasin. Tetapi, untuk penangkapan dilakukan Polsek Bayung Lencir Muba," katanya, Kamis (15/9/2022).

Lanjut Hary, untuk satu pelaku yang dilakukan tindakan tegas terukur karena mencoba menembak anggota Polsek Bayung Lencir, sudah dibawa ke klinik terdekat di Betung.

Sedangkan, untuk pelaku lainnya sudah diamankan anggota Polsek Bayung Lencir Muba.

"Untuk proses hukum, dilakukan Polsek Bayung Lencir Muba. Begitu pula dengan pelaku juga dibawa ke Polsek Bayung Lencir, karena tindak pidananya terjadi di wilayah sana," pungkasnya.

Modus Pelaku 

Seorang saksi bernama Triono mengungkapkan modus polisi gadungan saat beraksi.

Saat itu kelima korban bersama warga lain, duduk di pos untuk Siskamling karena wilayah mereka tidak aman.

Sambil jaga di Pos Siskamling mereka duduk sambil bermain kartu tanpa menggunakan uang.

"Tiba-tiba datang mobil dan langsung menangkap kelima warga ini. Mereka mengatakan bila mereka ini polisi dan mengamankan warga tersebut. Sudah itu langsung pergi bawa warga," ungkap Triono yang juga warga Dusun II Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir Muba ini, Kamis (15/9/2022).

Triono warga Dusun II Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir salah satu seorang saksi mengungkap modus yang digunakan empat polisi gadungan sekap lima warga.
Triono warga Dusun II Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir salah satu seorang saksi mengungkap modus yang digunakan empat polisi gadungan sekap lima warga. (TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH)

Karena, kelima warga dibawa para pelaku, Triono mencoba untuk menghubungi temannya yang berada di Polsek Bayung Lencir.

Ternyata, saat dicek tak ada anggota Polres Musi Banyuasin maupun Polda Sumsel yang melakukan penangkapan.

Dari situlah, bersama anggota Polsek Bayung Lencir Polres Muba mengejar mobil pelaku.

Saat menemukan mobil pelaku, berupaya untuk menghadang laju mobil pelaku.

Namun, mobil anggota yang mengejar malah ditabrak pelaku.

Mobil pelaku kembali kabur, sehingga terjadinya kejar-kejaran.

Sampai akhirnya, di Jalan Betung Jambi kelurahan Betung Kecamatan Betung Banyuasin.

Mobil pelaku akhirnya terhenti, setelah beberapa kali anggota Polsek Bayung Lencir melepaskan tembakan ke arah mobil terutama di bagian ban.

Saat akan ditangkap, satu pelaku mengeluarkan senpi dan mengarahkan ke anggota.

Sehingga, terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur. Satu pelaku, tewas setelah terkena tembakan anggota.

Satu lagi, pelaku dilumpuhkan karena berupaya kabur saat akan ditangkap.

Dua pelaku lainnya, juga diamankan tanpa perlawanan.

"Kalau cerita dari para korban, mereka di dalam mobil dipukuli. Diminta uang, kalau tidak mau masuk penjara," katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved