Berita Nasional

Sosok Heru Budi Hartono, Kasetpres yang Diusulkan DPRD DKI Jakarta Jadi Pj Gubenur Pengganti Anies

Drs.Heru Budi Hartono,M.M Jabatannya adalah Kepala Sekretariat Presiden Indonesia sejak tahun 2017.

Penulis: M Fadli Dian Nugraha | Editor: Slamet Teguh
Kompas.com
Sosok Heru Budi Hartono, Kasetpres yang Diusulkan DPRD DKI Jakarta Jadi Pj Gubenur Pengganti Anies 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sosok nama Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono kini tengah menjadi perbincangan publik.

Hal tersebut tak lepas usai DPRD DKI Jakarta menetapkan tiga nama yang diusulkan sebagai penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan.

Nama-nama yang disebut adalah Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar, Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono, dan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali.

Penetapan tiga nama tersebut melibatkan fraksi di DPRD DKI Jakarta.

Kemudian, tiga nama yang paling banyak muncul otomatis bakal diserahkan DPRD DKI kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa(13/9/2022).

Baca juga: Sosok Marullah Matali, Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ditunjuk Calon Pj Gubernur Pengganti Anies

Baca juga: Profil Heru Budi, Marullah Matali, dan Bahtiar, Diusulkan DPRD DKI Jadi Pj Gubenur Pengganti Anies

Drs.Heru Budi Hartono,M.M Jabatannya adalah Kepala Sekretariat sejak tahun 2017, Selasa(13/9/2022).
Drs.Heru Budi Hartono,M.M Jabatannya adalah Kepala Sekretariat sejak tahun 2017, Selasa(13/9/2022). (Kompas.com)

Dari ketiga nama tersebut akan dikirim ke Presiden Jokowi.

Lalu ada tiga kandidat lain yang diusulkan Kemendagri.

Profil Heru Budi Hartono

Drs.Heru Budi Hartono,M.M dilahirkan pada tanggal 13 Desember 1965.

Jabatannya adalah Kepala Sekretariat sejak tahun 2017.

Mantan Wali Kota Jakarta Utara ini ditunjuk oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama untuk menjadi Calon Wakil Gubernur pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 melalui jalur independen

Pendidikan

SDN 8 Jakarta Pusat dan 3 tahun menjadi siswa SD di Pakistan (1971 s/d 1977)
SMP PSKD I Jakarta Pusat (1997 s/d 1981)
SLTA Kerajaan Belanda (Den Haag), (1981 s/d 1984)
Meraih gelar S1 di Universitas Krisna Dwipayana –Jakarta (1984 s/d 1990)
Meraih Gelar S2 di Universitas Krisna Dwipayana –Jakarta (1995 s/d 1998)

Riwayat Pendidikan Non Gelar

Manajemen Proyek (Diklat Provinsi DKI Jakarta) (2000)
Kursus Keuangan Daerah (KKD) (FE-UI) (LPEM – UI) (1999)
Manajemen Perencanaan Pembangunan (FE-UI) (LPEM – UI) (1998)
ADUM (Diklat Provinsi DKI Jakarta) (1995)
Brevet A Pajak (Yayasan Artha Bhakti) (1990)

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved