Berita Lubuklinggau

Demokrat Lubuklinggau Targetkan Enam Kursi di Pileg 2024

Partai  Demokrat Kota Lubuklinggau Sumsel menargetkan enam kursi di DPRD Kota Lubuklinggau.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM
Bendera Partai Demokrat. Demokrat Lubuklinggau Targetkan Enam Kursi dan Siap Usung Kader Sendiri Pada Pilwako 2024 Mendatang 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Pemilihan Legislatif  (Pileg) 2024 mendatang Partai  Demokrat Kota Lubuklinggau Sumsel menargetkan enam kursi di DPRD Kota Lubuklinggau.

Ketua DPC Partai Demokrat Lubuklinggau, Taufik Siswanto menyampaikan, target tersebut sangat realistis, apalagi tema yang diusung Partai Demokrat kali ini, Demokrat berkoalisi dengan rakyat.

"Berkaca tahun 2009 kami hanya dua kursi, 2014 kami dapat empat kursi, bahkan bisa duduk sebagai pimpinan lalu 2019 turun satu kursi, maka tahun 2024 mendatang optimis enam kursi," ungkapnya pada wartawan, Minggu (11/9/2022).

Menurut Taufik, turunnya perolehan kursi Partai Demokrat Lubuklinggau tahun 2019 lalu, karena tidak punya strategi khusus, dan 2024 mendatang dia berharap mampu merebut kejayaan Partai Demokrat kembali.

"Harapannya kejayaan partai  Demokrat bisa kami raih kembali, karena saat ini kami punya semangat dan rasa juang yang tinggi dan itu berbeda dengan sebelumnya," ujarnya.

Apalagi, saat ini beberapa tokoh masyarakat (Tomas) yang selama ini cukup mempunyai pengaruh di tengah-tengah masyarakat telah bergabung dengan Partai Demokrat Lubuklinggau.

Bahkan, bila seandainya masyarakat percaya kepada Demokrat Lubuklinggau untuk menjadi pimpinan dewan, pihaknya siap mengusung kader sendiri dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Lubuklinggau.

"Bila dipercaya oleh rakyat menjadi pimpinan, Demokrat punya potensi untuk mencalonkan kader menjadi Wali Kota atau Wakil Wali Kota, nanti siapa pun kadernya akan kami dukung," ungkapnya.

Target tersebut bukan hanya wacana semata melainkan sejak musyawarah cabang (Muscab) beberapa waktu lalu, pihaknya telah menyampaikan kesuksesan Legislatif merupakan ujung tombak Pilkada.

"Bila kita sukses menjadi pimpinan dewan maka kita harus mengusung kader sendiri apa sebagai Calon Wako atau Cawawako," ujarnya.

Demokrat Lubuklinggau saat ini prihatin dengan kondisi bangsa, Partai Demokrat Kota Lubuklinggau tegas menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan meminta pemerintah untuk membatalkannya.

"Jadi, sejak ada wacana sampai realisasi. Tetap, terjadi penolakan terhadap kenaikan harga BBM, yang akan berdampak dengan menurunnya perekonomian masyarakat," ungkapnya.

Baca juga: Soal Pelantikan, Golkar Sumsel Tunggu Jadwal Ketum Airlangga Hartarto

Maka, penolakan terus terjadi sampai saat ini, mulai dari mahasiswa hingga politisi menyampaikan penolakan terhadap kenaikan harga BBM tersebut.

"Kemarin kami mendapat Demo dari Mahasiswa dan terdepan menolak atas kenaikan BBM saat ini, penolakan ini merupakan bentuk konkret Partai Demokrat bersama rakyat, dan selalu konsisten dengan arahan petunjuk DPP partai Demokrat," ujarnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved