Berita Pilpres 2024
Jawaban Anies Baswedan Saat Ditawari Demokrat Posisi Cawapres untuk Dampingi AHY Maju Pilpres 2024
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku, tengah fokus menyelesaikan tugasnya di Ibu Kota sampai pertengahan Oktober 2022 ini.
TRIBUNSUMSEL.COM - Ajang pemilihan presiden (Pilpres) bakal digelar pada tahun 2024 mendatang.
Sejumlah tokoh disebut bakal maju pada ajang Pilpres 2024 kali ini.
Nama Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jadi beberapa nama yang sering disebut untuk maju di Pilpres 2024 ini.
Kini yang terbaru, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab secara diplomatis soal teriakan kader Demokrat DKI Jakarta yang ingin menduetkannya dengan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk Pilpres 2024.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku, tengah fokus menyelesaikan tugasnya di Ibu Kota sampai pertengahan Oktober 2022 ini.
“Saya tuntaskan dulu sampai 16 Oktober, habis 16 Oktober baru yang lain-lainnya. Gitu ya, sekarang kita fokus sampai 16 Oktober, itu dulu,” ujar Anies pada Jumat (9/9/2022) malam.
Hal itu dikatakan Anies saat menghadiri tasyakuran HUT ke-21 Partai Demokrat di kantor DPD Demokrat DKI, Jalan Bungur Buntu Nomor 34 RT 16/05, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Jumat (9/9/2022) malam.
Anies mengatakan, akan selalu menyempatkan diri untuk datang jika mendapat undangan dari partai politik, apalagi saat ulang tahun partai.
“Tapi kalau ada undangan partai saya selalu hadir dan saya ucapkan selamat. Khusus dengan Pak Mujiyono (Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta) dan teman-teman ini memang selama ini ikut mendampingi perjalanan di Jakarta,” katanya.
“Saya bersyukur bisa hadir langsung di kantornya. Dan insyaallah ini akan menjadi bagian dari sejarah kita bahwa kita mengabdi untuk warga Jakarta,” lanjutnya.
Menurut dia, Demokrat DKI turut berkontribusi bagi pembangunan Jakarta. Caranya melalui kader Demorat kyang mendapat amanah di DPRD DKI Jakarta, karena mereka memiliki tiga tugas yaitu mengawasi eksekutif, legislasi dan penganggaran.
“Banyak program-program kami pembahasannya dilakukan di DPRD lewat Komisi, Banggar (Badan Anggaran) oleh teman-teman (Demokrat) di bawah komando Pak Mujiyono dan Mbak Desie yang memimpin di Fraksi Demokrat DPRD DKI,” jelasnya.
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak memiliki kendaraan politik untuk mengikuti ajang Pilpres 2024 mendatang.
Karena itu, Partai Demokrat DKI Jakarta menilai Anies lebih cocok menjadi calon Wakil Presiden (Cawpres) RI mendampingi Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono mengaku, telah menanyakan kepada para kader soal figur pemimpin Indonesia pada 2024 mendatang. Kebanyakan dari mereka menyebut, ingin menduetkan AHY dengan Anies Baswedan.