Berita OKU Timur

Update Ustadz Ditusuk Santri di Ponpes OKU Timur, Ancaman Hukuman Bagi Pelaku

Polisi mengungkap kelanjutan Kasus IS (17) santri tusuk ustadz di sebuah Ponpes Kecamatan Bunga Mayang OKU Timur

Penulis: Edo Pramadi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDO
IS (17) santri pelaku penusukan terhadap BS seorang ustadz di Ponpes saat diperiksa di Unit PPA Satreskrim Polres OKU Timur beberapa waktu yang lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Kasus IS (17) santri tusuk ustadz di sebuah Ponpes Kecamatan Bunga Mayang OKU Timur terus bergulir.

Aksi penusukan terhadap korban BS merupakan ustadz yang mengajar di ponpes tersebut terjadi pada Rabu (31/8/2022) sekira pukul 15.00 WIB.

Akibat aksi santrinya,   BS  harus menjalani 50 jahitan yang terdiri dari  30 jahitan di bahu dan 20 jahitan di tangan.

Aksi penusukan itu terjadi ketika korban berjalan hendak masuk masjid ponpes melaksanakan sholat ashar.

Pelaku IS mendekati dan menusuk korban dari belakang.

Kasat Reskrim Polres OKU Timur AKP Apromico memastikan  proses hukum terhadap IS (17) terus berjalan.

Meskipun IS tergolong dibawah umur, namun kesalahan yang sudah ia lakukan sangat fatal bahkan nyaris menghilangkan nyawa seseorang.

"Tetap kita proses hukum dan sampai sekarang masih berjalan," ujar  AKP Apromico, Jumat (9/9/2022).

 AKP Apromico menegaskan pelaku akan dijerat pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman lima tahun penjara.

Selanjutnya terkait berapa lama dan seperti apa hukumanya pihak kepolisian menyerahkan pada putusan pengadilan nantinya.

"Pasti dipidana," ujarnya singkat.

 

Pengakuan Pelaku 

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved