Berita OKI

Mantan Plt Kepsek di OKI Gadaikan Laptop Sekolah, Jadi Jaminan Utang Pribadi Puluhan Juta

Seorang mantan Plt Kepala Sekolah di SDN 14 Kayuagung, Kayuagung OKI diduga gadaikan laptop sekolah bantuan sosial, jaminan utang puluhan juta.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Suasana di ruang guru SDN 14 Kayuagung, kecamatan Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI). Oknum mantan Plt Kepsek di sekolah tersebut menggadaikan laptop sekolah untuk jaminan utang pribadi puluhan juta. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Seorang mantan Plt Kepala Sekolah di SDN 14 Kayuagung, kecamatan Kayuagung kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) diduga gadaikan laptop sekolah.

Tindakan mantan Plt Kepsek di OKI gadaikan laptop sekolah ini jelas telah menyalahi aturan penggunaan barang bantuan sosial.

Tak tanggung-tanggung, mantan Plt Kepsek di OKI ini menggadaikan tiga unit laptop.

Informasi dihimpun, tiga unit laptop disalahgunakan oleh mantan Plt Kepsek berinisial RN yang menurut informasi dipakai sebagai jaminan meminjam uang karena yang bersangkutan terlilit utang pribadi.

Saat ini, pihak sekolah dengan Plt Kepala Sekolah yang baru berharap kepada yang bersangkutan segera mengembalikan tiga unit laptop tersebut sehingga dapat kembali digunakan untuk keperluan di sekolah.

Saat ditemui Pelaksana Tugas (Plt) Kepsek SDN 14 Kayuagung Devi Marlina menyebutkan pihaknya baru mengetahui adanya informasi tersebut.

Baca juga: Harga Karet Palembang: Harga Karet di Ogan Ilir Sumsel September 2022, Pekan I Rp 7.000 per Kg

"Secara langsung saya tidak mengetahui kalau ada inventaris laptop yang digadaikan oleh RN. Tetapi saya dengar dari guru dan tata usaha di sini memang ada Plt kepsek lama meminjam laptop," ujarnya kepada rekan media, Jum'at (2/9/2022) siang.

Dijelaskan RN ini menjabat sebagai Plt kepala sekolah sejak Oktober 2020 hingga Juli 2022 lalu.

Sedangkan saat ini statusnya masih sebagai guru kelas 4 dengan jam mengajar sore hari.

"Setelah mendapatkan laporan, tepat Jumat 25 Agustus 2022 lalu saya bersama guru lainnya secara langsung mendatangi mantan kepsek itu untuk menginformasikan keberadaan kabar tersebut," papar dia.

Masih kata dia, sewaktu ia bertemu RN sempat beberapa kali mengelak dengan memberikan keterangan yang berubah-ubah.

"Awalnya dia mengatakan kalau laptop yang dipinjam cuma 1 saja, tidak berselang lama dia kembali menjawab kalau yang dipinjam benar memang 3 laptop,"

"Tetapi alasannya kalau 2 laptop lainnya rusak dan sedang diperbaiki di Palembang. Sementara satunya ada di rumahnya," ujar Marlina.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepsek SDN 14 Kayuagung Devi Marlina (kanan) jelaskan kronologi  oknum mantan Plt kepsek di sekolah tersebut yang menggadaikan laptop sekolah untuk jaminan utang, Jumat (2/9/2022).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepsek SDN 14 Kayuagung Devi Marlina (kanan) jelaskan kronologi oknum mantan Plt kepsek di sekolah tersebut yang menggadaikan laptop sekolah untuk jaminan utang, Jumat (2/9/2022). (TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI)

Mendengar pengakuan tersebut, Marlina meminta kepada RN agar secepatnya mengembalikan dan membawa ketiga laptop tersebut ke sekolahan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved