Berita Muratara

Nasi Punjung Ayam Terjun, Makanan Khas Muratara Catat Rekor MURI

Nasi punjung ayam terjun, Makanan Khas Muratara mendapatkan piagam penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Perwakilan MURI menyerahkan piagam penghargaan MURI kepada Bupati Muratara Devi Suhartoni didampingi Gubernur Sumsel Herman Deru pada acara Festival Danau Rayo ke-III, Rabu (24/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Rahmat Aizullah 


TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), mencatatkan rekor sajian kuliner nasi punjung ayam terjun terbanyak.

Sajian sebanyak 1.218 porsi nasi punjung ayam terjun mendapatkan piagam penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Nasi punjung tersebut disajikan di kawasan objek wisata Danau Rayo di Kecamatan Rupit, Rabu (24/8/2022). 

Pemecahan rekor ini digelar dalam rangkaian acara Festival Danau Rayo ke-III tahun 2022. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Muratara, Marlinda Sari menyebut sajian nasi punjung ayam terjun terbanyak ini merupakan rekor baru di MURI. 

"Ini rekor baru di MURI, kita berhasil menyajikan sebanyak 1.218 porsi nasi punjung ayam terjun," kata Marlinda pada TribunSumsel.com.

Ia mengatakan, pemecahan rekor ini merupakan salah satu upaya Pemkab Muratara dalam mengenalkan kuliner lokal.

Dalam memecahkan rekor MURI tersebut, Pemkab Muratara menggerakkan jajaran OPD, seluruh pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, hingga organisasi dan perusahaan. 

Dengan pemecahan rekor ini diharapkan nama kuliner nasi punjung ayam terjun khas Muratara ini semakin dikenal masyarakat luas.

"Ini upaya kita untuk mempromosikan Muratara di tingkat nasional termasuk dunia karena ini MURI, dan nasi punjung ayam terjun ini memang kuliner asli Muratara," ujar Marlinda.

Ia meyakini, kekhasan kuliner bisa menjadi daya tarik wisatawan, selain daripada sektor destinasi alam. 

Ia memahami bahwa pariwisata tidak hanya sekadar soal destinasi alam saja, tetapi juga termasuk budaya dan kuliner.

"Nama kulinernya juga kami rasa cukup unik, nasi punjung ayam terjun, kenapa ayam terjun karena bentuk ayamnya seperti olahraga terjun payung," jelas Marlinda.

Baca juga: Polda Sumsel Ungkap Kasus Judi Online, 2 Tersangka Asal Muratara Ditangkap, Ini Modus Pelaku

Sementara perwakilan MURI, Bryan dan Alfin menyatakan sajian nasi punjung ayam terjun terbanyak ini dicatatkan sebagai rekor ke 1.218 di MURI.

Piagam penghargaan MURI diterima langsung oleh Bupati Muratara, Devi Suhartoni didampingi Gubernur Sumsel, Herman Deru.

"Kami anugerahkan rekor MURI ini ke Pemkab Muratara dan panitia Festival Danau Rayo," ujar mereka.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved