Berita Palembang

Satu Tahun Wafatnya Percha Leanpuri, Herman Deru Terharu Lihat Video Kenangan Percha

Doa bersma mengenang Satu Tahun wafatnya Percha Leanpuri digelar di digelar di Griya Agung Palembang,  Jumat (19/8/2022).

Penulis: Azanada Adi Duta | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/AZAN
Doa bersama mengenang Satu Tahun wafatnya Percha Leanpuri digelar di digelar di Griya Agung Palembang,  Jumat (19/8/2022 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dalam acara yasin, tahlil, dan doa bersama  mengenang satu tahun wafatnya Hj. Percha Leanpuri Binti H. Herman Deru digelar di Griya Agung Palembang,  Jumat (19/8/2022).

Kegiatan menghadirkan Ustadz Das'ad Latif sebagai penceramah dan dihadiri wagub Sumsel  Ir. H. Mawardi Yahya serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya. 

Ratusan jemaah dari masyarakat pun hadir untuk turut mendoakan almarhumah Hj. Percha Leanpuri yang wafat satu tahun lalu. 

Doa bersama diawali pembacaan doa, yasinan, penyampaian sambutan oleh Gubernur Sumsel  o H. Herman Deru, pemutaran video kenangan dari Hj. Percha Leanpuri.

Suasana di Griya Agung pun terasa haru dan sedih, setelah diputarnya video kenangan dari Hj. Percha Leanpuri.

" Satu tahun meninggalnya putri saya Percha Leanpuri, mulai dari teman dan sahabatnya masih utuh sampai sekarang," Ucap Herman Deru saat memulai sambutannya, Jumat (19/8/2022).

Herman Deru juga mengatakan, dirinya masih mengingat sosok sang putri meski tidak pernah menjadi perbincangan.

"Anak ini dibincangkan membuat rindu, tidak dibincangkan muncul sendiri," lanjutnya.e

Herman Deru juga menceritakan, awal dirinya memberikan nama untuk sang putri disaat sedang duduk berpikir di rumah sakit.

"Nama Percha itu saya dapat ketika saya sedang duduk di teras rumah sakit," ucapnya.

Baca juga: Herman Deru Terima  Album 7 Lembar Uang Rupiah Kertas Baru Tahun Emisi 2022 dari BI

Kemudian, H. Herman Deru juga mengungkapkan kepada para jamaah yang hadir, untuk memberikan doa kepada Percha serta menyampaikan pesan apabila semasa hidup Percha ada yang kenal dan pernah ada hutang budi.

"Saya memohon doanya kepada para tamu yang datang di malam ini, khususnya untuk Percha dan keluarganya. Apabila ada yang kenal sama Percha atau teman dari Percha, yang pernah Percha ada salah atau hutang, dan yang lain. Bisa langsung disampaikan," tuturnya.

Sementara Ustadz Das'ad Latif dalam tausyiahnya  berpesan masyarakat lebih memahami ilmu akidah dan akhlak serta berkomitmen dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved