Berita OKI

Lampu Merah Simpang Exit Tol Celikah Setahun Tidak Berfungsi, Warga Mengaku Was-was

Lampu merah atau lampu lalu lintas di Simpang Exit Tol Celikah sudah setahun terakhir tidak berfungsi. Warga dan pengendara tiap kali melintas lokasi.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Lampu merah atau lampu lalu lintas di Simpang Exit Tol Celikah sudah setahun terakhir tidak berfungsi, warga dan pengendara tiap kali melintas lokasi, Kamis (4/8/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Lampu merah atau lampu lalu lintas di Simpang Exit Tol Celikah sudah setahun terakhir tidak berfungsi.

Tidak berfungsinya traffic light atau lampu lalu lintas mengakibatkan pengendara juga pejalan kaki khawatir.

Mereka pengguna jalan was-was dan tidak nyaman saat melinta di Simpang Exit tol Celikah akibat lampu merah tidak berfungsi. Lalu lintas menjadi tidak teratur alias semrawut.

Budi (42) salah satu pengendara yang melintas di exit tol Celikah dari arah Desa Kijang Ulu hendak menuju Pasar Kayuagung menguraikan jika traffic light sudah mati sejak lama.

Banyak pengendara yang mengeluh lantaran masing-masing pengendara baik itu sepeda motor dan pengemudi mobil tidak mau mengalah saat melintas.

"Berhubung setiap hari lewat sini, jadi setau saya sudah sekitar setahun terakhir lampu merah tidak menyala," ujarnya saat berhenti menunggu giliran mobil melintas dari arah Jalan lintas timur (Jalintim) hendak memasuki ruas jalan tol, Kamis (4/8/2022) siang.

Baca juga: Pembobol ATM Asal Lampung Tanggamus Sebut ATM BSB Lebih Mudah Dibobol, Ini Jawaban BSB

Ditegaskan banyak pengendara mobil pribadi maupun Fuso dari arah Jalintim serta ruas tol yang tidak mau mengalah ataupun mengurangi kecepatan.

"Pokoknya arus lalu lintas semrawut sejak traffic light mati. Apalagi acap kali terjadi kecelakaan disini. Jujur saya merasa takut dan khawatir melihat mobil maupun motor yang ngebut di persimpangan ini," ujarnya.

"Makanya, kita minta pihak pengelola jalan tol untuk segera memperbaiki lampu merah (traffic light) di exit tol ini," ucapnya dengan penuh harap.

Hal senada disampaikan Mardiana, setiap kali hendak ke pasar dirinya harus berhati-hati terutama saat di persimpangan exit tol tersebut.

"Kondisi lalulintas parah apalagi diwaktu pagi hari saat jam berangkat kerja. Pokoknya sebelum nyebrang harus berhenti beberapa detik untuk melihat kanan dan kiri," sebut Ana.

Dikatakan lebih lanjut, disekitar lokasi juga terdapat sekolahan yang tentunya membahayakan bagi para siswa-siswi saat berangkat dan pulang sekolah.

"Semoga saja bisa segera diperbaiki. Selain mengkhawatirkan memakan korban bagi pengendara kondisi ini juga membahayakan anak sekolah," ucap dia.

Namun disayangkan hingga berita diturunkan Manager Operasional ruas Kayuagung – Palembang PT. Waskita Sriwijaya Tol, Sabdo Harimurti saat dikonfirmasi melalui 0821-4309-XXXX tak kunjung memberikan tanggapannya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved