Harga Karet Sumsel
Harga Karet di Ogan Ilir Sumsel Turun, Mulai Rp 9.900 hingga Rp 11.609 per kg
Harga Karet Ogan Ilir pekan pertama Agustus 2022 mengalami penurunan. Mulai Rp 9.900 hingga Rp 11.609 per kg
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Harga di Ogan Ilir mengalami fluktuasi setiap pekannya.
Harga karet di OI Sumsel sejak awal Januari lalu berkisar di angka Rp 10 ribu hingga hampir menyentuh angka Rp 11 ribu.
Di pekan pertama Agustus 2022, harga karet di beberapa kecamatan di Ogan Ilir mengalami penurunan.
Seperti di salah satu desa di Kecamatan Indralaya Selatan, harga karet menurun dari Rp 12 ribu ke angka Rp 11 ribu.
Penyuluh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maju Jaya di Desa Tanjung Dayang Selatan, Ahmad Fauzi mengatakan, harga karet pekan ini mencapai Rp 11.609.
"Harga ini hasil tender tanggal 1 Juli lalu," kata Fauzi kepada TribunSumsel.com, Kamis (4/8/2022).
Harga karet di Tanjung Dayang Selatan ditetapkan setiap dua pekan dan mengalami fluktuasi.
"Sebelumnya, harga karet hasil tender di gapoktan kami mencapai Rp 12.112," terang Fauzi.
Baca juga: Empat Bacakades OI Tak Lulus Tes Seleksi Tambahan, Minta Balitek Unsri Transparan LJK
Berbeda dengan wilayah Kecamatan Indralaya Selatan, di kecamatan lain di Payaraman, penetapan harga karet dilakukan setiap pekan.
Di Payaraman, harga karet juga mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 10.600 menjadi Rp 9.900 di pekan ini.
"Pekan ini turun cukup jauh. Harga ditetapkan setiap hari Rabu," terang Angsoko, seorang petani karet asal Payaraman.