Berita Nasional
Luhut Panjaitan Mau Pantau Komoditas dengan Aplikasi Peduli Lindungi, Firdaus Oiwobo: Single Fighter
Firdaus Oiwobo memberikan komentar mengenai penggunakan aplikasi untuk komoditas barang oleh Luhut Binsar Pandjaitan.
Penulis: M Fadli Dian Nugraha | Editor: Kharisma Tri Saputra
"Mengeluarkan kebijakan semaunya tanpa mengindahkan lembaga legislasi yaitu dpr," ujarnya.
Kebijakan dari Luhut Binsar Panjaitan terlihat ambigu.
'Seakan akan Pak Luhut dibelakang layar, makanya saya melihat ada kebijakan baru yang menurut saya yang bertetangan hak asasi manusia," katanya.
Janji Luhut Harga Minyak Goreng Rp 15 Ribu, Pemerintah Bakal Pantau Lewat Aplikasi Peduli LIndungi
Aplikasi peduli lindungi bakal jadi sarana buat pemerintah memantau distribusi minyak goreng.
Hal ini dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
Langkah ini ditujukan demi tercapainya minyak goreng sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) usai subsidi minyak goreng dicabut dan diganti dengan penerapan Domesctic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO).
"Kami juga ke depan ini akan mengaktifkan semua sistem digitalisasi menjadi satu nanti masuk di PeduliLindungi," kata Luhut dalam konferensi pers minyak goreng, Minggu (5/6/2022).
Luhut menuturkan, aplikasi PeduliLindungi sudah terbukti efektif saat pemberlakukan PPKM di seluruh Indonesia.
Lewat aplikasi tersebut, vaksinasi dan mobilitas setiap orang terpantau secara akurat dan realtime.
Oleh karena itu, pengusaha harus mematuhi aturan DMO dan DPO.
Adapun sejak 1 Juni 2022, pemerintah menetapkan jumlah DMO sebanyak 300.000 ton minyak goreng per bulan.
Jumlah ini 50 persen lebih tinggi dibandingkan kebutuhan domestik sehingga harga minyak goreng bisa turun ke kisaran Rp 14.000 - Rp 15.000/liter.
"Kita melihat PeduliLindungi ini yang kita gunakan dulu waktu Covid-19 itu sangat bagus dan sangat lengkap dan bisa cepat untuk menangani masalah distribusi ini," ujar Luhut.
Lebih lanjut Luhut menuturkan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi dipilih karena masih adanya penyelewengan di berbagai tempat. Di Jakarta, ada produsen minyak goreng yang menimbun pasokan.