Berita Ogan Ilir

Staf Kejari Ogan Ilir Dibegal di Pemulutan Barat, Motor Dibawa Kabur Dua Orang

Seorang staf Kejari Ogan Ilir menjadi korban begal saat melintas di wilayah Pulau Negara, Pemulutan Barat, Ogan Ilir.

TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG
Korban pembegalan yang merupakan staf Kejari Ogan Ilir saat melapor ke Polsek Indaralaya, Rabu (8/6/2022) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Seorang staf Kejari Ogan Ilir menjadi korban begal saat melintas di wilayah Pulau Negara, Pemulutan Barat, Ogan Ilir.

Korban begal bernama Tanti (24 tahun) dibegal saat pulang kerja oleh dua orang dengan menggunakan sepeda motor.

Menurut Tanti, kejadian sekitar 15 menit sebelum waktu salat Magrib.

"Kejadiannya tadi sore sekitar jam 17.45," kata Tanti, Rabu (8/6/2022) malam.

Korban awalnya mengira TKP ada di wilayah Indralaya, sehingga dia melapor ke Polsek Indralaya.

"Soalnya setahu saya tadi lewat Palem Raya (Kecamatan Indralaya Utara)," kata Tanti.

Saat dipepet oleh dua pelaku mengendarai sepeda motor matic, korban mengaku terperanjat.

Dia lalu dipaksa turun dan kedua pelaku menarik paksa sepeda motor matic miliknya.

"Sempat tarik-tarikan. Pelaku bawa motor saya ke arah Palem Raya," ujarnya.

Menurut korban, kedua pelaku pakai helm dan masker namun tak mengeluarkan senjata tajam maupun senjata api.

"Tangan saya luka karena jatuh waktu motor saya ditarik begal," ungkapnya.

Baca juga: Honorer Dihapuskan 2023, Wabup OI Ardani Koordinasi ke Pusat, Eksekutif Legislatif Sikapi Bersama

Sementara Kapolsek Indralaya AKP Herman Romlie mengatakan, walaupun pembegalan bukan terjadi di wilayah hukum Indralaya, anggotanya tetap mengecek TKP.

"Setelah cek TKP, ternyata kejadian masuk wilayah Polsek Pemulutan. Yang bersangkutan (korban) diarahkan ke Polsek Pemulutan," kata Herman.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved