Berita Palembang
Dipanggil Kantor Imigrasi, Terungkap Alasan Bule Pukul Warga Palembang Dekat Kampus PGRI
Dipanggil ke Kantor Imigrasi, terungkap alasan bule pukuli warga Palembang. Pemukulan itu sendiri terjadi dekat Kampus PGRI, Selasa (23/5/2022).
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dipanggil ke Kantor Imigrasi, terungkap alasan bule pukuli warga Palembang dekat Kampus PGRI.
Kantor Imigrasi Klas I TPI Palembang telah memanggil Yunus Patel, WNA asal Inggris yang melakukan aksi pemukulan terhadap seorang warga lokal usai videonya viral.
Yunus Patel dan Charles Syah Putra sudah sepakat berdamai di hari yang sama sebelum video pemukulan yang dilakukan Yunus tersebar di media sosial pada Selasa (23/5/2022) lalu.
Kepala Kantor Imigrasi Klas I TPI Palembang, Mohammad Ridwan mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan dan mengambil tindakan.
"Kemarin sore Yunus didampingi istinya sudah kami panggil. Dan kami sudah mendengar penuturan cerita selengkapnya dari yang bersangkutan, " ujar Ridwan saat dikonfirmasi, Kamis (26/5/2022).
Setelah mengambil keterangan dari Yunus, kantor Imigrasi Klas I TPI Palembang memberikan nasihat kepadanya agar tidak melakukan hal yang sama.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, Yunus memang memiliki izin tinggal di Palembang yang masih berlaku hingga Juli 2022 mendatang.
"Kami menasehati saudara Yunus Patel untuk tidak melakukan hal yang sama (pemukulan) lagi, karena itu akan melanggar peraturan perundang-undangan, " ungkapnya.
Petugas Kantor Imigrasi Klas I Palembang juga sudah mendengar bahwa kedua pihak telah berdamai dan tidak memperpanjang masalah, serta telah mendatangi lokasi tempat Yunus dan Charles berdamai.
Baca juga: Oknum Polisi di Lubuklinggau Tolak Laporan Masyarakat, Ini Hukuman Disiplin Diterima
Ridwan menuturkan, dari keterangan yang dijelaskan Yunus kejadian tersebut dilatari salah paham.
Pada saat itu Selasa (23/5/2022) sekitar pukul 10:00 WIB seorang sopir taksi online yang bernama Charles Syah Putra, memarkirkan mobilnya di tengah-tengah jalan sempit dikarenakan penumpangnya mengambil uang di ATM di dekat Universitas PGRI Palembang.
"Mobil tersebut membuat macet jalan sehingga terjadi benturan kecil antara motor Yunus Patel dan mobil Charles. Kemudian Charles keluar dari mobil dan langsung mendatangi Yunus dalam keadaan marah dengan mengacungkan jari tengah dan mengatakan 'fuck you' sebanyak tiga kali kepada Yunus sambil mendorong tubuh Yunus, " tuturnya.
Akibatnya, perkelahian dan pemukulan Yunus Patel terhadap Charles Syah Putra pun terjadi. Dan sekitar pukul 11:30 WIB terjadi mediasi damai antara kedua belah pihak di atas surat bermaterai yang disaksikan oleh para saksi, antara lain RT setempat.
Baca berita lainnya langsung dari google news.