Berita Pilpres 2024

Tak Mau Kalah, Kini Surya Paloh Bakal Umumkan Partai Koalisi dan Capres di Pilpres 2024

Koalisi tiga partai itu dinilai bisa menjadi poros ketiga dari dua poros yang selama ini disebut akan bertarung di Pilpres 2024.

Editor: Slamet Teguh
Tangkapan Layar Youtube Pebby Adheliana
Tak Mau Kalah, Kini Surya Paloh Bakal Umumkan Partai Koalisi dan Capres di Pilpres 2024 

TRIBUNSUMSEL.COM - Ajang pemilihan presiden (Pilpres) yang akan digelar pada tahun 2024 sudah mulai memanas.

Sejumlah partai politik (parpol) sudah menentukan strateginya.

Diketahui kini parpol mulai bermanuver untuk menyongsong tahun politik di 2024.

Sebelumnya, tiga partai mengumumkan berkoalisi, yakni Golkar, PPP dan PAN.

Dengan gabungan suara ketiga partai itu lebih dari 20 persen, mereka berpeluang untuk mengusung presiden dan wakil presiden.

Pengumunan koalisi tiga partai itu menambah hangat kostestasi politik.

Koalisi tiga partai itu dinilai bisa menjadi poros ketiga dari dua poros yang selama ini disebut akan bertarung di Pilpres 2024.

Partai NarDem tampaknya tak mau kehilangan momentum.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali mengatakan, Ketua Umum Surya Paloh akan mengumumkan koalisi Partai Nasdem di Pilpres 2024 sebelum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) berlangsung. 

Diketahui, dalam agenda Rakernas nanti Partai Nasdem akan memberikan rekomendasi nama calon presiden (capres) kepada Ketua Umum Surya Paloh yang akan diusung pada gelaran pesta demokrasi lima tahunan nanti. 

"Ketua umum bisa mengumumkan koalisi yang dibentuk oleh Nasdem. Kita berharap sebelum pengumuman nama yang diusulkan oleh rakernas itu kalau kemudian diawali dengan pengumuman koalisi," kata Ahmad Ali kepada Kompas TV, Jumat (13/5/2022). 

Meski begitu, pengumuman koalisi partai itu belum bisa dipastikan waktunya.

Sebab, ini masih hanya sebatas wacana yang digaungkan oleh dirinya. 

"Tapi ini harapan saya sebagai waketum. Pengumuman rekomendasi yang ditetapkan oleh ketua umum akan lebih menarik dan seksi kalau kemudian koalisi sudah terkumpul," kata dia.

Terkait adanya koalisi partai yang telah terbentuk, yaitu Partai Golkar, PAN dan PPP, dirinya menilai koalisi tersebut masih amat prematur dan belum kokoh.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved