Berita Lubuklinggau

Apel Perdana Setelah Libur Lebaran di Pemkot Lubuklinggau, 10 Persen ASN Absen Bakal Diberi Sanksi

Sekitar 10 persen ASN di lingkungan Pemkot Lubuklinggau tak hadir apel perdana, Wali Kota akan berikan sanksi.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe saat halal bihalal dengan seluruh ASN usai apel perdana setelah libur lebaran di lingkungan Pemkot Lubuklinggau, Senin (9/5/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Sekitar 10 persen ASN di lingkungan Pemkot Lubuklinggau tak hadir apel perdana, Wali Kota akan berikan sanksi.

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe memimpin apel perdana pasca libur lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Lubuklinggau.

Dalam arahannya wali kota yang biasa di panggil Nanan ini mengingatkan, bagi ASN yang tidak hadir tanpa kabar akan mendapat sanksi dari inspektorat dan kepala OPD masing-masing.

"Untuk ASN yang tidak hadir pasti kena sanksi, ada inspektorat dan kepala OPD masing-masing yang mengabsen," kata Nanan usai memimpin apel perdana pada wartawan, Senin (9/5/2022).

Nanan menegaskan, sanksi tegas tersebut khusus untuk ASN yang bolos tanpa kabar,
sedangkan bagi ASN yang memang cuti alasannya jelas tidak masalah, termasuk izin sakit, bila ada surat keterangan sakitnya dari dokter juga akan dimaklumi.

"Kalau jelas tidak apa-apa, jumlah ASN dilingkungan Pemkot Lubuklinggau diluar guru sebanyak 2.248 orang, guru 1.008 total yang hadir kurang lebih 90 persen," ungkapnya.

Menurutnya, momentum lebaran kali ini harusnya jangan sampai ada yang tidak hadir, mengingat jarang-jarang terjadi dan sekarang harusnya bersyukur bisa kumpul ramai-ramai untuk saling memaafkan.

"Itulah kita halal bihalal, dalam mengawali kerja pasca lebaran ini saya menekankan untuk selalu menjaga kebersamaan, dan kesinergian antar satu OPD dengan OPD yang lainnya," ujarnya.

Contohnya dirinya dengan Wakil Wali Kota Lubuklinggau Sulaiman Kohar saat ini, selalu bersinergi ini untuk memberikan contoh kepada ASN dan elemen masyarakat.

Baca juga: Masih Ada Yang Mangkir, Bupati Enos Akan Tegur ASN Bolos Hari Pertama Kerja Setelah Libur Lebaran

Kemudian, Nanan meminta ASN untuk selalu tetap bersemangat, untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Lubuklinggau, karena masyarakat tidak tahu ada tidaknya anggaran.

"Masyarakat tidak tahu apa yang kita miliki dan kekurangan yang kita miliki, karena dimasa pandemi banyak harapan-harapan kita hilang. Banyak program-program kita hilang tidak terlaksana," ungkapnya.

Untu itu, Nanan minta ASN bisa membangun dengan siasat dan strategi dalam membangun skala prioritas, prioritas dalam pengertian karena keterbatasan anggaran. Sudah dua tahun pandemi ini Pemkot harus mencari setrategi.

"Sehingga apa keluhan masyarakat bisa terpenuhi pelayanannya, programnya, dan skala prioritas, yang penting-penting kita dahulukan. Itu juga harus dilakukan OPD," ujarnya.

Salah satunya Damkar yang mendapat apresiasi dirinya, dengan kondisi mobil banyak yang rusak, tapi bisa dengan mubail mampu menempatkan mobil Damkar di masing-masing kecamatan.

"Sehingga dalam melakukan pemadaman bisa cepat, dalam satu jam padam paling lambat api sudah dipadamkan," ungkapnya. 

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved