Menuju Herd Immunity

Capaian Vaksinasi di Sumsel 91,19 Persen, Sudah Herd Immunity Namun Tetap Harus Hati-hati

Capaian vaksinasi di Sumsel sudah mencapai 91,19 persen untuk dosis pertama dan 55,57 persen osis kedua. Artinya sudah terbentuk herd immunity.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Vaksinasi Vaksin Indonesia. Capaian vaksinasi di Sumsel sudah mencapai 91,19 persen untuk dosis pertama, dan 55,57 persen untuk dosis kedua artinya sudah terbentuk herd immunity. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Capaian vaksinasi di Sumatera Selatan (Sumsel) sudah mencapai 91,19 persen untuk dosis pertama, dan 55,57 persen untuk dosis kedua. Artinya untuk di Sumsel sudah terbentuk herd immunity.

"Vaksin, kalau secara teori sudah mencapai 70-80 persen sudah mencapai herd immunity," kata Ahli Epidemiologi dari Universitas Sriwijaya Iche Andriani Liberty, Jumat (11/2/2022).

Menurutnya, beberapa bulan lalu ia menyampaikan untuk herd immunity ini jangan Palembang aja, atau Prabumulih aja tapi semua harus rata 17 Kabupaten/Kota dan itu sudah tercapai.

"Maka kita patut bersyukur. Namun masih harus tetap hati-hati untuk kelompok lansia, yang belum tercapai maka harus dikejar juga capaian vaksinnya 70-80 persennya," katanya.

Begitu juga anak-anak capainnya juga harus dikejar 70-80 persen. Kemudian tidak cukup juga hanya Sumsel yang capaian vaksinnya sudah diatas 70-80, melainkan provinsi lainnya juga, kalau bisa 34 Provinsi secara nasional.

"Namanya pandemi sudah global semuanya harus tercapai, apalagi mobilitas masyarakat ini kan tinggi. Kalau di tanya Sumsel sudah mencapai 70-80 persen, apakah provinsi sekitar juga sudah?," cetusnya

Iche mencontohkan, misal ada daerah yang belum mencapai herd immunity dan masih banyak kasusnya, mereka atau kita yang berkunjung kesana sama saja, begitupun sudah herd immunity di Sumsel akan terpapar juga. Jadi lagi-lagi butuh kerjasama semua kelompok.

"Maka dari itu jangan dianggap remeh dan jangan mengabaikan Prokes, karena kita tidak tahu kondisi kita sendiri. Kecuali kita rutin medical cek up sedangkan di kita medical cek up itu belum jadi budaya di sini. Tahu-tahu uda terpapar dan ada komorbid juga," katanya.

Lalu untuk booster juga penting. Kebijakan yang sudah di rumuskan dari pusat tentunya harus diikuti, termasuk booster. Karena memang terjadi penurunan titerasi antibodi kalau sudah enam bulan, sehingga butuh dosis ketiga.

"Saya mengimbau, kalau sedang tidak sehat atau tidak fit stay at home aja. Karena kondisi penularan sedang meningkat-nigkatnya, artinya di sekeliling kita beresiko tinggi untuk terpapar," katanya

Sementara itu untuk rincian capaian vaksinasi di Sumsel, 91,19 persen atau 5,747,506 untuk dosis pertama dari target vaksinasi di Sumsel sebanyak 6,303,096 orang. Sedangkan untuk dosis kedua baru 3,502,599 atau 55,57 persen.

Capaian vaksinasi SDM Kesehatan sudah lebih dari 100 persen, lalu pelayanan publik sudah lebih dari 100 persen dan untuk lansia sudah 68,17 persen atau 407,036 dari target 597,071.

Kemudian untuk remaja yang sudah divaksin sebanyak 802,797 atau 94,82 dari target 846,683 orang atau sudaj hampir mendekati 100 persen.

Lalu masyarakat rentan umum yang divaksin sudah 3,203,000 atau 73,28 persen dari target 4,370,858. Sedangkan untuk anak-anak usia 6-11 tahun sudah 75,24 persen atau 676,901 dari target 899,662. Untuk vaksinasi booster atau ke 3 baru 141,125 atau baru 2,24 persenan dari target yang ada.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved