Berita Nasional

Anies Baswedan Melawat ke Makassar, Teriakan Anies Presidenku Bergema, 'Saatnya di Kolam Besar'

Teriakan Anies Presidenku terdengar saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir di Phinisi Room

(Tribun Timur/Ari Maryadi)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan duduk semeja dengan Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif di Phinisi Hall. 

"Ini pertemuan pertama kami, dan insyaAllah akan ada lagi pertemuan selanjutnya dengan tujuan lebih besar," ucapnya.

Menanggapi aspirasi Jarnas, Anies Baswedan berharap, agar Jarnas Anies Sulsel ini tidak terpancing oleh isu-isu yang berbau hoaks yang membuat mereka saling menyalahkan satu sama lain.

Pertemuan dengan Jarnas Anies Sulsel berlangsung singkat karena Anies punya agenda lain bertemu Amran Sulaiman lalu balik ke Bandara.

Anies Pamer Kemegahan JIS

Anies Baswedan pun memarekan pembangunan Jakarta Internasional Stadium di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Progres pembangunan stadion ini telah mencapai 93,85 persen. Kapasitas stadion mampu menampung 85 ribu penonton.

JIS dilengkapi dengan atap yang bisa dibuka-tutup secara otomatis.

Anies Baswedan menjelaskan, JIS sengaja dibangun dengan atap buka-tutup karena Indonesia terletak di garis Khatulistiwa.

Untuk bermain sepak bola di pagi dan siang hari tidak memungkinkan.

Alasannya, pemain tidak bisa menahan panas matahari.

"Dengan cara seperti ini, pertandingan bisa dilakukan jam 10 pagi dan jam 2 siang," kata Anies dalam sebuah dialog di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Sabtu (22/1/2022).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini berharap di Makassar akan dibangun stadion yang lebih bagus ke depannya.

"InsyaAllah di Makassar bisa lebih maju," katanya.

Namun, saat ini dua stadion di Kota Makassar tak bisa digunakan.

Stadion Barombong kondisinya tak terurus. Pembangunannya tak kunjung dilanjutkan.

Sementara Stadion Mattoanging sudah rata dengan tanah. Kini menyisakan kubangan di bekas markas PSM Makassar.

Bahkan, Stadion Mattoanging kembali gagal tender.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sulsel, Andi Asrul Sani, menjelaskan gagal tendernya Stadion Mattoanging karena dua dari tiga penyedia jasa yang mengikuti tender tidak memenuhi kualifikasi sesuatu ketentuan diatur.

Salah satu penyedia jasa yang merupakan BUMN tak memenuhi kualifikasi karena harus anggaran di atas Rp 100 miliar.

Sedangkan anggaran disiapkan untuk pembangunan Stadion Mattoanging hanya Rp 66.203.327.100.

Sementara satu penyedia lainnya tak memenuhi kualifikasinya kecil. Hanya Rp 15 miliar.

"Dua dari tiga perusahaan tidak memenuhi kualifikasi, makanya gagal tender," katanya melalui telepon.

Lanjut Andi Asrul Sani, jika hanya satu perusahaan yang lolos maka harus ditender ulang. Hal ini berdasarkan Peraturan Presiden.

"Dalam Perpres kalau hanya satu yang lolos harus diulang," jelasnya.

Dia mengutarakan dalam waktu dekat akan kembali dilakukan tender ulang.

"Secepatnya kita akan tender ulang," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Siapa Kader Nasdem di Balik Pertemuan Anies Baswedan dengan Warga Makassar? dan judul Anies Baswedan Sapa Relawan Jarnas Sulsel di Claro Makassar dan  judul Anies Baswedan Perlihatkan Progres Pembangunan JIS di Makassar, Stadion Mattoanging Gagal Tender,

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved