Berita Pagaralam
Status Gunung Dempo Naik Level 2 Waspada, Siesmograf Terus Catat Gempa Tremor
Status gunung dempo pagaralam naik dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) sejak hari ini, Jumat tanggal 7 Januari 2022, pukul 16.00 WIB.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
"Kami akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah daerah yaitu BPBD serta pihak terkait lainnya," ungkapnya.
Warga Jangan Panik
Memperhatikan surat Badan Geologi Kementerian ESDM tentang Peningkatan Status Gunung Dempo dari normal level I menjadi waspada level II, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan mempersiapkan langkah-langkah antisipasi.
"Langkah-langkah antisipasi yang dilakukan yaitu melalui penyiapan personil dan peralatan," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumsel, Iriansyah melalui Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan, Ansori, Jumat (7/1/2022).
Menurutnya, untuk Satgas BPBD Provinsi Sumsel ada 60 orang belum termasuk pegawainya dan belum termasuk potenai sar lainnya yang ada pada dinas instansi lain.
Kemudian untuk peralatan standar ada tenda dan sarana sanitasi serta dapur umum lapangan.
"Diharapkan Pemerintah Kota Pagaralam, Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Lahat untuk dapat meninjau kembali rencana kontijensi untuk menyesuaikan kondisi lapangan sesuai kondisi aktual yang ada, seperti jalur evakuasi atau titik pengungsian," katanya.
Lalu mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung seperti tenda dan peralatan sanitasi, atau membuat atau memperbaharui rencana kontijensi yang sudah ada.
"Kepada masyarakat sekitar radius terdekat Gunung Dempo untuk sementara harap selalu waspada dan hati-hati dan memperhatikan informasi yang resmi dari Pemerintah," katanya
Diharapkan, masyarakat tidak panik secara berlebihan dengan selalu memperhatikan himbauaun dari Pemerintah setempat atau Instansi resmi lainnya serta pemerintah setempat untuk menutup jalur untuk aktivitas pendakian.
"Informasi dan perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Dempo dapat diakses melalui website magma.esdm.go.id atau aplikasi android Magma Indonesia," katanya. (SP/WAWAN/LINDA)