Berita Muratara

Wisata Danau Rayo Muratara Jelang Libur Nataru, Pengelola Perbaiki Bebek-bebekan

Sar, pengelola wisata Danau Rayo Muratara mengungkapkan tak ada persiapan khusus untuk menyambut Nataru tahun ini. 

Tayang:
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Objek wisata Danau Rayo di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Objek wisata Danau Rayo bisa menjadi salah satu pilihan untuk berlibur saat liburan Nataru (Natal 2021 dan Tahun Baru 2022).

Danau yang terletak di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini menyuguhkan keindahan alam yang mempesona. 

Namun demikian, belakangan ini objek wisata yang berada tak jauh dari pusat ibukota kabupaten tersebut sepi. 

Sar, pengelola wisata Danau Rayo mengungkapkan tak ada persiapan khusus untuk menyambut Nataru tahun ini. 

"Biasa saja, paling kita perbaiki bebek-bebekan yang rusak, mungkin nanti ada yang mau pakai keliling danau," katanya pada Tribunsumsel.com, Minggu (12/12/2021).

Dia mengakui wisata Danau Rayo akhir-akhir ini sepi terus, bahkan saat hari-hari biasa nyaris tak ada warga berwisata.

Menurut dia, Danau Rayo akan ramai bila pemerintah daerah rutin mengadakan kegiatan di lokasi objek wisata tersebut. 

"Kalau pemerintah sering-sering adakan acara di sini pasti ramai terus, seperti dulu ada festival Danau Rayo," katanya.

Salah seorang pengunjung, Alam mengatakan Danau Rayo sebenarnya objek wisata andalan masyarakat di daerah ini. 

Mengingat, Danau Rayo berada tak jauh dari pusat ibukota, hanya sekira 8 kilometer saja. 

Namun karena objek wisata ini belum dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah sehingga kini terkesan tak menarik lagi. 

"Ini kan belum dikelola pemerintah, baru dikelola oleh warga yang punya lahan di sini saja. Baru-baru buka waktu itulah masih menarik kini tidak lagi," katanya. 

Pengunjung lainnya, Raiz mengatakan meski dikelola oleh warga, wisata Danau Rayo sebenarnya bisa tetap menarik untuk dikunjungi asalkan terus berinovasi. 

Menurut dia, fasilitas yang disediakan pengelola mesti diperbaharui, serta tempat berswafoto yang berganti-ganti.

"Mungkin karena fasilitasnya itu-itu saja, jadi pengunjungnya bosan, harus ada inovasi baru, tambah apa misalnya. Di sini paling main bebek-bebek, tempat foto-fotonya juga dibuat inovasi harusnya," kata dia.

Baca juga: Pemodal dan Pemilik Lahan Tambang Emas Ilegal di Muratara Bakal Tak Tidur Nyenyak

Selian itu, Raiz juga menyarankan pengelola tidak memasang tarif terlalu mahal kepada pengunjung yang datang ke Danau Rayo.

"Terus juga jangan mahal-mahal, biarlah murah yang penting lancar, parkir motor saja lima ribu, harusnya kan dua ribu saja, makanan juga agak mahal," keluhnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved