Breaking News:

Porprov Sumsel 2021

Gunakan Atlet Pelatnas Asal Lampung, 4 Atlet OKU Selatan Didiskualifikasi dari Porprov Sumsel 2021

Sementara ini tim panahan OKU Selatan tercatat telah menyumbang terbanyak dengan jumlah 16 medali, 10 medali emas, 5 perak dan 1 perunggu

Editor: Wawan Perdana
HUMAS KONI KOTA PALEMBANG
Foto Ilustrasi : Atlet panahan di Porprov XIII Sumsel 2021 

"Yang pertama khusus atlet OKU Selatan mulai hari ini atlet dari yang sudah turun kemarin bertanding sampai dengan selesai tidak lagi diperkenankan turun. Artinya mereka didiskualifikasi," ungkap Suparman Romans.

Kemudian mulai hari ini seluruh atlet yang berasal dari luar Sumsel dilarang untuk bertanding tanpa terkecuali. Bukan hanya OKU Selatan.

Tapi untuk OKU Selatan tidak sampai keputusan Dewan Hakim. Tadi sudah ada kesepakatan, PB Porprov memfasilitasi kemudian dimediasi oleh tecnical delegate Mirfan Nugroho, Dewan Hakim Porprov, Bidang Verifikasi Keabsahan Asnan Asri menghadirkan KONI OKU Selatan, Sekum KONI Kota Palembang Rubi Indiarta dan KONI OKI H Sholahuddin Djakfar

Kesepakatan itu tertuang dalan dua poin.

Poin pertama bahwa atlet OKU Selatan yang sudah turun kemarin hari ini sudah tidak diperkenankan turun. Kemudian hasil-hasil sebelumnya tidak dibatalkan.

Poin yang kedua, seluruh atlet dari luar Sumsel mulai hari ini tidak diperkenankan untuk diturunkan bertanding. Bukan hanya OKU Selatan.

"Bukan diperbolehkan, kita dari PB Porprov prinsipnya hanya menunggu, menerima kalau ada protes itu yang kita proses. Tapi kalau tidak ada protes, kita tidak akan memproses. Karena di dalam keabsahan atlet, setelah diverifikasi, semua itu memenuhi ketentuan," terang Parman.

Artinya mungkin lahirnya di Jakarta atau di Jawa, atau di Kalimantan, atau di luar Provinsi Sumsel tetapi didaftarkan secara resmi oleh daerah kabupaten/Kota. Kemudian juga identitas diri KTP/KK juga sudah KTP/KK daerah yang bersangkutan, Sumsel.

"Jadi sepanjang tidak ada protes, kita tidak akan mencari-cari. Kita menerima itu. Kecuali kalau memang dia masih punya KTPnya misal masih di Yogyakarta. Itu yang akan kita proses. Walaupun tanpa ada protes. Jadi diperjelas dulu konteksnya seperti apa," paparnya. (Sp/ Abdul Hafizs/ Alan)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved