Kecelakaan di Simpang Charitas
Sosok Hisran Korban Tabrak Lari di Simpang Charitas, Tetangga Sedih Kehilangan Orang Baik dan Supel
Hirsan (49 tahun) warga Dusun II Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, meninggal dunia jadi korban tabrak lari di Simpang Charitas
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN-Hirsan (49 tahun) warga Dusun II Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, meninggal dunia jadi korban tabrak lari di Simpang Charitas Palembang, Jumat (12/11/2021) lalu.
Ia ditabrak dari belakang saat sedang berhenti di lampu merah.
Polisi saat ini masih memburu sopir mobil Kijang Innova yang menabrak Hirsan.
Hirsan berdasarkan KTP, tercatat sebagai warga Dusun II Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).
Ia ternyata sudah dua tahun tinggal di Palembang.
Menurut Joefikar, warga Desa Paldas yang dihubungi, Senin (15/11/2021), Hirsan memang merupakan warga Paldas.
Namun sudah dua tahun terakhir ini pindah ke Palembang.
"Sempat bertemu dulu, saat ada hajatan dia pulang ke Paldas. Sekarang sudah pindah ke Palembang dan berdagang buah-buahan di Pasar Palimo," katanya.
Hisran juga merupakan orang yang merantau ke Paldas.
Joefikar mengatakan, Hisran sempat bercerita bahwa asalnya dari Kabupaten PALI.
Meski sudah menetap di Palembang, menurut Joefikar, Hisran selalu pulang bila ada undangan hajatan di Desa Paldas.
Baca juga: UPDATE Penyelidikan Kasus Tabrak Lari di Simpang Charitas Palembang, Mobil Innova, Ini Rute Kaburnya
Selama tinggal di Paldas, Hisran dikenal sebagai sosok yang sangat mudah bersosialisasi dengan warga.
Selain mudah bersosialisasi, Hisran juga dikenal taat beribadah.
"Orangnya baik. Kami juga merasa kehilangan. Mudah-mudahan pelaku yang menabrak korban bisa tertangkap atau beretikad baik untuk menemui keluarganya."
"Kasihan anak dan diistrinya, bagaimana kalau itu terjadi pada si penabrak yang lari itu. Rasanya pasti tidak enak," pungkasnya.