Kecelakaan di Simpang Charitas
UPDATE Penyelidikan Kasus Tabrak Lari di Simpang Charitas Palembang, Mobil Innova, Ini Rute Kaburnya
Dari pengamatan CCTV di sekitar lokasi usai kejadian, Innova itu setelah menabrak Hirsan kabur menuju arah Jalan Kol Atmo
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Anggota Satuan Lalulintas Polrestabes Palembang mengungkapkan hasil penyelidikan terbaru kasus tabrak lari yang terjadi di Simpang Charitas Palembang, Jumat (12/11/2021) lalu.
Kasus tabrak lari itu mengakibatkan pengendara sepeda motor bernama Hirsan (49 tahun) meninggal dunia,
Mobil yang menabrak warga Desa Paldas, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu adalah Innova warna hitam.
Dari pengamatan CCTV di sekitar lokasi usai kejadian, Innova itu setelah menabrak Hirsan kabur menuju arah Jalan Kol Atmo.
Mobil melaju lurus ke Simpang Pasar Burung, lalu belok kanan melintas di Jalan Masjid lama.
Kemudian mobil yang belum diketahui identitas sopirnya itu melewati jalur angkot, mengarah ke arah Jembatan Ampera Palembang.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang Kompol Endro Ariwibowo, Senin (15/11/2021) mengatakan, pihaknya masih terus memburu pelaku tabrak lari yang terjadi dini hari itu.
"Setelah kami cek CCTV di sekitar lokasi, kami sudah tahu rute perjalanan mobil ini ke mana usai kejadian, lalu jenisnya juga sudah diketahui. Namun identitas pengendara belum diketahui, " ujar Kompol Endro.
Ia mengimbau kepada pengendara mobil agar menyerahkan diri dan bertanggung jawab atas perbuatannya. Karena sudah menghilangkan nyawa korban.
"Imbauan dari kami jika pengendara memonitor berita tentang kecelakaan ini, dia harus kooperatif. Jangan melarikan diri atau mengabaikan karena korban tidak bersalah, lagi nunggu lampu merah justru ditabrak dari belakang. Kami harap pelaku hadir ke Polrestabes Palembang untuk memenuhi kewajiban, " pungkasnya.
Kecelakaan tabrak lari terekam kamera pengawas CCTV Simpang Charitas, melibatkan sebuah mobil dan sebuah sepeda motor yang sedang menunggu lampu merah.
Korbannya Hirsan (49 tahun), seorang pria asal Dusun II Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin. Meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Muhammad Hoesin.
Dalam video yang diunggah dan viral di media sosial berdurasi 28 detik itu menunjukkan seorang pengendara sepeda motor yang berhenti ketika di persimpangan dekat pos lantas, lalu menunggu lampu hijau untuk kembali berjalan.
Ada tiga motor yang sedang menunggu lampu hijau, ketiganya datang dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju Jembatan Ampera.
Tak lama setelahnya datang mobil dari arah belakang yang melaju dan menabrak satu pengendara sepeda motor.
Dilihat dari video, ketika detik-detik tabrakan terjadi, pengendara mobil tersebut tidak berupaya memberhentikan kendaraannya.
Pengendara terpental dan motornya pun terseret beberapa meter. Pengendara di sekitar lokasi turut membantu korban. Sedangkan mobil tampak melarikan diri usai kejadian.